Tabut Allah Dihentikan

2 Samuel 15:24

Absalom Merebut Hati Israel

Tampaklah juga Zadok beserta dengan semua orang Lewi pengangkat Tabut Perjanjian Allah. Ketika mereka meletakkan Tabut Allah itu, Abyatar maju sampai seluruh rakyat selesai menyeberang dari kota.

2 Samuel 15:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Samuel 15:24?

Zadok dan orang Lewi membawa Tabut Perjanjian Allah, tetapi ketika mereka meletakkannya, Abyatar maju sampai semua orang selesai menyeberang. Mereka menunjukkan rasa hormat dan kekudusan terhadap Tabut, simbol kehadiran Allah, bahkan di tengah pelarian.

Latar belakang

Zadok membawa Tabut Allah keluar

Imam Zadok dan orang Lewi membawa Tabut Perjanjian keluar dari kota. Mereka meletakkannya, dan Abyatar mempersembahkan korban sampai rakyat selesai lewat.

Di mana

Yerusalem

Tepi jalan saat rombongan meninggalkan kota

Kapan

~975 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud menyeberangi Kidron
Daud menyuruh Tabut kembali
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Samuel

Narator yang mencatat sejarah kerajaan Daud

P

Kepada

Pembaca

Orang Israel yang membaca kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָרוֹן

aron · Tabut

peti, kotak

אֱלֹהִים

Elohim · Allah

Tuhan, Yang Mahakuasa

יָצַב

yatsav · meletakkan

menempatkan, menaruh

Tabut Elohim 'diletakkan' sebagai tanda kehadiran ilahi; ini bukan sekadar artefak, melainkan pusat penyembahan Israel.

Tahukah kamu

Tabut adalah benda paling suci

Tabut berisi loh batu Sepuluh Perintah Allah dan melambangkan kehadiran TUHAN di tengah umat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 15:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Samuel 15:24

✕  Sering dikira

Daud membawa Tabut untuk perlindungannya.

✓  Yang sebenarnya

Daud justru menyuruh Tabut kembali, menunjukkan kepercayaannya kepada Allah.

✕  Sering dikira

Abyatar mempersembahkan korban di tempat itu.

✓  Yang sebenarnya

Abyatar maju, tapi fokusnya adalah pengangkatan Tabut; korban mungkin dilakukan sebelum pindah.

Renungan

Renungan Singkat 2 Samuel 15:24

Kehadiran Allah tidak terikat pada tempat atau benda, tetapi kita tetap perlu menghormati hal-hal yang kudus. Dalam keadaan terburuk sekalipun, kita bisa tetap menyembah dan menghargai kekudusan Allah, seperti yang dilakukan para imam.

Allah yang kudus, tolonglah aku untuk selalu menghormati-Mu dan tetap menyembah-Mu dalam segala keadaan. Amin.