Tamar berduka di depan umum
2 Samuel 13:19
Amnon memperkosa Tamar, Absalom membalas
PerikopAmnon Memerkosa Tamar · 2 Samuel 13:10-22 →“Lalu, Tamar menaruh abu di atas kepalanya dan mengoyakkan baju kurung panjang yang dipakainya. Dia meletakkan tangannya di atas kepala dan pergi sambil menangis dengan keras.”2 Samuel 13:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Lalu Tamar menaruh abu di atas kepalanya, mengoyakkan baju kurung yang maha indah yang dipakainya, meletakkan tangannya di atas kepalanya dan pergilah ia sambil meratap dengan nyaring.”2 Samuel 13:19 · TB
Terjemahan Baru
“Lalu Tamar menaruh abu di kepalanya, menyobek jubahnya, dan pergi sambil menutup mukanya dengan kedua tangannya serta menangis pilu.”2 Samuel 13:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“(13:18)”2 Samuel 13:19 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And Tamar put ashes on her head, and rent her garment of divers colours that was on her, and laid her hand on her head, and went on crying.”2 Samuel 13:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Samuel 13:19?
Tamar menunjukkan dukacita yang mendalam dengan menaruh abu di kepala, mengoyakkan pakaiannya, dan menangis keras. Ini adalah ekspresi tradisional ratapan atas kehancuran dan kehilangan yang dialaminya karena diperkosa oleh Amnon.
Latar belakang
Tamar merespons kekerasan dengan berkabung
Setelah diperkosa dan diusir, Tamar menaburkan abu di kepalanya, mengoyakkan baju kurungnya yang indah, dan berjalan sambil menangis. Ini adalah tanda duka cita yang dalam di budaya Israel.
Di mana
Yerusalem
Istana Daud, di luar rumah Amnon
Kapan
~980 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
Penulis 2 Samuel
Narator kisah, mungkin seorang nabi atau imam
Kepada
Pembaca Israel kuno
Umat yang mengenal istana Daud
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֵפֶר
ʾēfer · abu
debu halus sisa pembakaran, simbol perkabungan
קָרַע
qāraʿ · koyak
merobek, mengoyakkan pakaian sebagai tanda sedih
בָּכָה
bāḵā · menangis
menangis dengan suara keras, ratapan
Tindakan Tamar adalah bahasa tubuh duka yang universal; abu, pakaian robek, dan tangisan bersama-sama menunjukkan penderitaan yang tak tertahankan.
Tahukah kamu
Abu sebagai simbol duka
Menaruh abu di kepala adalah praktik berkabung kuno yang juga dilakukan Ayub (Ayub 2:12) dan penduduk Tirus (Yesaya 61:3).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Samuel 13:19
Ayub 2:12
simbol duka
“Ketika mereka melihat dia dari jauh, mereka tidak mengenalnya; mereka menangis dengan suara nyaring, mengoyakkan jubah masing-masing dan menaburkan debu ke atas kepala.”
Yesaya 61:3
abu vs sukacita
“untuk mengaruniakan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak kegirangan ganti perkabungan, jubah pujian ganti roh yang lemah.”
2 Samuel 1:2
tanda berkabung
“maka datanglah seseorang dari perkemahan Saul dengan pakaian terkoyak dan tanah di kepalanya.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Samuel 13:19
✕ Sering dikira
Tamar menangis karena malu, padahal dia juga berduka karena kehilangan keperawanannya.
✓ Yang sebenarnya
Tangisannya adalah ekspresi luka batin dan sosial, bukan sekadar malu.
✕ Sering dikira
Abu dan pakaian robek hanya dilakukan oleh perempuan.
✓ Yang sebenarnya
Laki-laki juga melakukannya, misalnya Daud di 2 Samuel 1:11.
Renungan
Renungan Singkat 2 Samuel 13:19
Ketika mengalami trauma, kita boleh mengungkapkan kesedihan secara terbuka. Allah tidak mengharapkan kita berpura-pura kuat, tetapi mengizinkan kita untuk meratap dan mencari penghiburan dari-Nya serta dari orang lain.
Tuhan, Engkau melihat setiap air mata dan dukacita kami; tolong kami untuk berani mengungkapkan luka kami kepada-Mu dan kepada orang-orang yang dapat mendukung kami. Amin.