Hazael Membunuh Benhadad dengan Selimut

2 Raja-raja 8:15

Hazael Merampas Takhta dengan Kekejaman

Sesudah itu keesokan harinya, dia mengambil selimut yang telah dicelupkannya ke dalam air lalu membentangkannya ke atas wajah Benhadad sehingga dia mati. Lalu, Hazael menjadi raja untuk menggantikannya.

2 Raja-raja 8:15 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 8:15?

Keesokan harinya, Hazael membunuh Benhadad dengan cara mencelupkan selimut ke air dan menutupkannya ke wajahnya, lalu mengambil alih takhta. Ini menunjukkan ambisi dan kekejaman Hazael yang telah diramalkan Elisa.

Latar belakang

Pembunuhan Diam-diam

Hazael mengambil selimut basah dan membentangkannya ke wajah Benhadad sampai ia mati. Dengan demikian, nubuatan Elisa digenapi: Hazael menjadi raja Aram.

Di mana

Damsyik

Kamar tidur raja

Kapan

~840 SM

Zaman Raja-Raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hazael berbohong tentang kesembuhan
Hazael menjadi raja Aram
Kamu di sini
H

Yang berbicara

Hazael

Utusan raja Aram, kelak menjadi raja

B

Kepada

Benhadad

Raja Aram yang sakit, korban pembunuhan

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַכְבֵּר

makhber · selimut

Kain penutup atau jaring, di sini selimut yang dicelup air.

פָּרַשׂ

paras · membentangkan

Menutupkan atau menghamparkan, menyebabkan sesak napas.

מוּת

mut · mati

Kehilangan nyawa, berakhirnya kehidupan fisik.

Tindakan Hazael adalah pemufakatan jahat yang direncanakan, bukan spontan. Ia memakai benda sehari-hari untuk membunuh, menunjukkan kejahatan yang terencana.

Tahukah kamu

Selimut sebagai Alat Pembunuh

Metode ini dipilih untuk membuat kematian tampak alami, tanpa jejak kekerasan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 8:15

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 8:15

✕  Sering dikira

Hazael hanya menutup wajah Benhadad dengan selimut untuk melindunginya, tidak berniat membunuh.

✓  Yang sebenarnya

Teks dengan jelas mengatakan ia membentangkan selimut basah sampai Benhadad mati, menunjukkan niat membunuh.

✕  Sering dikira

Elisa menyuruh Hazael membunuh Benhadad.

✓  Yang sebenarnya

Elisa hanya menubuatkan bahwa Hazael akan menjadi raja, tidak pernah menyuruhnya membunuh.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 8:15

Ambisi yang tidak terkendali dapat membawa kita pada tindakan yang melanggar kehendak Tuhan. Kita perlu memeriksa motivasi hati dan menyerahkan rencana kita kepada Tuhan.

Tuhan, jagalah hatiku dari ambisi yang salah, dan arahkan langkahku sesuai kehendak-Mu. Amin.