Kematian Perwira
2 Raja-raja 7:17
Siksa di Pintu Gerbang
“Lalu, raja menetapkan kekuasaan kepada perwira yang menjadi ajudannya itu untuk mengawasi pintu gerbang. Namun, rakyat menginjak-injaknya di pintu gerbang sehingga dia mati seperti yang telah dikatakan oleh abdi Allah pada waktu dia berbicara ketika raja datang menemuinya.”2 Raja-raja 7:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Adapun raja telah menempatkan perwira yang menjadi ajudannya itu mengawasi pintu gerbang, tetapi rakyat menginjak-injak dia di pintu gerbang, lalu ia mati sesuai dengan perkataan abdi Allah yang mengatakannya pada waktu raja datang mendapatkan dia.”2 Raja-raja 7:17 · TB
Terjemahan Baru
“Kebetulan pada waktu itu ajudan pribadi raja bertugas mengawasi pintu gerbang kota. Ia mati di situ terinjak-injak oleh rakyat. Hal itu terjadi sesuai dengan yang dikatakan oleh Elisa kepada raja ketika raja datang kepadanya.”2 Raja-raja 7:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Ketika hal itu terjadi, komandan kepercayaan raja sedang ditugaskan mengawal di gerbang kota. Sewaktu rakyat berdesak-desakan hendak keluar menjarah perkemahan Aram, dia terinjak-injak sampai mati. Hal ini menggenapi nubuat yang disampaikan oleh Elisa, nabi Allah itu, saat raja berusaha menangkapnya.”2 Raja-raja 7:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And the king appointed the lord on whose hand he leaned to have the charge of the gate: and the people trode upon him in the gate, and he died, as the man of God had said, who spake when the king came down to him.”2 Raja-raja 7:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 7:17?
Raja menugaskan perwira yang meragukan firman Tuhan untuk menjaga pintu gerbang, tetapi rakyat menginjak-injaknya sampai mati di sana, persis seperti yang dikatakan Elisa. Ini adalah konsekuensi dari sikap tidak percaya.
Latar belakang
Perwira Diamanahi, Lalu Terinjak
Raja menempatkan perwira yang meragukan Elisa untuk mengawasi pintu gerbang. Saat orang-orang berdesakan menjarah, perwira itu terinjak dan mati, tepat seperti kata nabi.
Di mana
Pintu gerbang Samaria
Area masuk kota, tempat orang ramai
Kapan
~850 SM
Kerajaan Terbagi
Yang berbicara
Penulis 2 Raja-raja
Ahli sejarah, menekankan firman Tuhan
Kepada
Pembaca yang merenung
Mereka yang belajar dari konsekuensi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
פָּקַד
paqad · mengawasi
memeriksa, mengatur, atau menugaskan tanggung jawab
רָמַס
ramas · menginjak-injak
melindas atau menghancurkan dengan kaki
אִישׁ הָאֱלֹהִים
ish ha'Elohim · abdi Allah
seorang nabi atau wakil Allah
Paqad menunjukkan penugasan resmi, namun ramas menggambarkan kematian yang kejam; sang perwira yang mengabaikan pesan nabi akhirnya diinjak oleh kerumunan yang dia jaga.
Tahukah kamu
Pintu Gerbang yang Ramai
Pintu gerbang kota adalah pusat aktivitas ekonomi dan hukum, bukan sekadar jalan masuk. Tempat ini paling ramai saat orang bergegas menjarah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 7:17
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 7:17
✕ Sering dikira
Raja sengaja menjebak perwira dengan menugaskannya.
✓ Yang sebenarnya
Raja mungkin tidak sadar, tapi Tuhan memakai posisi itu untuk menggenapi janji.
✕ Sering dikira
Perwira mati karena tidak percaya saja.
✓ Yang sebenarnya
Kematian adalah konsekuensi langsung dari meragukan kuasa Allah yang dinyatakan nabi.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 7:17
Jangan meremehkan firman Tuhan. Keraguan yang terus dipelihara bisa membawa kehancuran. Ajaklah Tuhan untuk menguatkan iman Anda setiap hari.
Tuhan, ampunilah keraguanku dan kuatkan imanku, supaya aku tidak kehilangan berkat-Mu karena ketidakpercayaan. Amin.