Perintah Mengasihi Musuh

2 Raja-raja 6:22

Elisa Membutakan Tentara Aram

PerikopAram Berusaha Menipu Israel · 2 Raja-raja 6:8-23 →
“Jawabnya, “Jangan membunuh orang yang kamu tawan dengan pedang dan panahmu. Namun, hidangkanlah makanan dan minuman di depan mereka untuk dimakan dan diminum, supaya mereka dapat pulang kepada tuan mereka.””

2 Raja-raja 6:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 6:22?

Elisa melarang raja membunuh tawanan perang dan memerintahkan untuk memberi mereka makan dan minum, lalu memulangkan mereka kepada raja Aram. Ini adalah tindakan belas kasihan yang tidak biasa.

Latar belakang

Larangan Membunuh Tawanan

Raja Israel bertanya kepada Elisa apakah ia boleh membunuh tentara Aram yang telah dibutakan dan sekarang berada di Samaria. Elisa dengan tegas melarangnya, karena mereka bukan tawanan perang yang ditangkap dengan pedang dan panah, melainkan dibawa oleh kuasa Tuhan. Elisa memerintahkan untuk memberi mereka makan dan minum, lalu melepaskan mereka pulang.

Di mana

Samaria

Kota Samaria, setelah tentara Aram dibutakan dan dituntun masuk

Kapan

~850 SM

Zaman Raja-raja (Kerajaan Terbelah)

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tentara Aram dibutakan
Jamuan besar bagi musuh
Kamu di sini
E

Yang berbicara

Elisa

Nabi Israel, pengganti Elia, punya kuasa mukjizat

R

Kepada

Raja Israel

Raja Samaria, marah ingin membunuh musuh, tapi taat pada Elisa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לכד

lakad · tangkap

Menangkap atau merebut, biasanya dalam konteks perang

חרב

cherev · pedang

Senjata tajam, simbol kekuatan militer

קשת

keshet · panah

Busur panah, alat perang jarak jauh

Kata untuk 'tangkap' menunjukkan tindakan militer, dan 'pedang' serta 'panah' menekankan cara biasa menangkap musuh. Elisa menegaskan bahwa mereka tidak ditangkap dengan kekuatan manusia, sehingga tidak boleh diperlakukan sebagai tawanan perang biasa.

Tahukah kamu

Perang dan Hukum Tawanan

Dalam hukum perang kuno, biasanya tawanan dibunuh atau dijadikan budak, tapi Elisa memerintahkan tindakan yang sangat tidak lazim: menjamu musuh. Ini menunjukkan cara Tuhan yang radikal.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 6:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 6:22

✕  Sering dikira

Elisa melarang membunuh karena tentara Aram itu sudah tidak berdaya dan menyerah.

✓  Yang sebenarnya

Alasan Elisa bukan kemanusiaan, tetapi karena mereka tidak ditangkap dengan kekuatan Israel, melainkan oleh Tuhan, sehingga status mereka bukan tawanan perang.

✕  Sering dikira

Membunuh tawanan perang adalah hal yang biasa dan diizinkan Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Elisa menunjukkan bahwa Tuhan menghendaki belas kasihan, dan perintah ini menjadi teladan bagi Israel untuk mengasihi musuh.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 6:22

Belas kasihan kepada musuh adalah cara yang radikal untuk memutus siklus kekerasan. Cobalah untuk menunjukkan kebaikan kepada seseorang yang pernah menyakiti Anda, sebagai langkah menuju rekonsiliasi.

Tuhan, berikan aku keberanian untuk memilih belas kasihan daripada pembalasan, seperti Elisa. Amin.