Tugu Peringatan yang Misterius
2 Raja-raja 23:17
Pembersihan Besar-besaran
“Lalu, dia bertanya, “Apa tugu peringatan yang aku lihat itu?” Orang-orang di kota itu menjawabnya, “Itulah kuburan abdi Allah yang datang dari Yehuda dan yang telah menyerukan hal-hal ini, yaitu yang telah engkau lakukan terhadap mazbah di Betel.””2 Raja-raja 23:17 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ia berkata: "Apakah tanda keramat yang kulihat ini?" Lalu orang-orang di kota itu menjawab dia: "Itulah kuburan abdi Allah yang sudah datang dari Yehuda dan yang telah menyerukan segala hal yang telah kaulakukan terhadap mezbah Betel ini!"”2 Raja-raja 23:17 · TB
Terjemahan Baru
“Maka ia bertanya, "Kuburan siapa ini?" Orang-orang Betel menjawab, "Itu kuburan seorang nabi TUHAN yang pernah datang ke sini dari Yehuda, dan meramalkan hal-hal yang baru saja Baginda lakukan terhadap mezbah ini."”2 Raja-raja 23:17 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Salah satu kuburan menarik perhatian Yosia dan dia bertanya, “Makam siapakah itu?” Penduduk Betel menjawab, “Nabi dari Yehuda yang dulu menubuatkan hal-hal yang baru saja Baginda lakukan terhadap mezbah ini.””2 Raja-raja 23:17 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Then he said, What title is that that I see? And the men of the city told him, It is the sepulchre of the man of God, which came from Judah, and proclaimed these things that thou hast done against the altar of Bethel.”2 Raja-raja 23:17 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Raja-raja 23:17?
Yosia melihat sebuah tugu peringatan dan bertanya tentangnya. Penduduk kota menjelaskan bahwa itu adalah kuburan abdi Allah yang menubuatkan penghancuran mazbah Betel. Yosia menghormati makam tersebut dengan tidak mengganggunya.
Latar belakang
Menanyakan Tentang Tugu
Yosia melihat sebuah tugu peringatan dan bertanya kepada penduduk setempat apa artinya. Mereka menjelaskan bahwa itu adalah kuburan abdi Allah yang datang dari Yehuda dan menubuatkan hal-hal yang baru saja Yosia lakukan.
Di mana
Betel
Di dekat mezbah yang dihancurkan
Kapan
~622 SM
Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Raja Yosia
Raja Yehuda yang saleh, berusia sekitar 26 tahun saat itu.
Kepada
Orang-orang kota Betel
Penduduk yang menyaksikan aksi Yosia.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צִיּוּן
tsiyun · tugu
tanda, tugu peringatan
רָאָה
ra'ah · melihat
melihat, mengamati
קֶבֶר
qever · kuburan
makam, kuburan
Kata 'tsiyun' merujuk pada penanda makam; Yosia memperhatikan hal yang tidak biasa dan bertanya, menunjukkan rasa hormatnya pada sejarah.
Tahukah kamu
Abdi Allah yang Setia
Abdi Allah ini adalah nabi yang datang dari Yehuda pada zaman Yerobeam, sekitar 300 tahun sebelumnya. Meskipun tidak disebutkan namanya, ia dihormati karena nubuatnya yang tepat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 23:17
1 Raja-raja 13:1-2
Nubuat awal
“Sedang Yerobeam berdiri di mezbah itu untuk membakar korban, datanglah seorang abdi Allah atas firman TUHAN dari Yehuda ke Betel. Ia berseru terhadap mezbah itu dengan firman TUHAN, katanya: 'Hai mezbah, hai mezbah! Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, seorang anak akan lahir bagi keluarga Daud, Yosia namanya...'”
1 Raja-raja 13:31
Penghormatan kepada nabi
“Setelah ia menguburkannya, ia berkata kepada anak-anaknya: 'Apabila aku mati, kuburkanlah aku dalam kubur tempat abdi Allah itu dikuburkan; letakkanlah tulang-tulangku di samping tulang-tulangnya.'”
2 Raja-raja 23:18
Reaksi Yosia
“Lalu Yosia berkata: 'Biarkan saja. Jangan ada seorang pun yang menjamah tulang-tulangnya!' Jadi mereka membiarkan tulang-tulangnya beserta tulang-tulang nabi yang telah datang dari Samaria itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 23:17
✕ Sering dikira
Yosia tidak tahu apa-apa tentang nabi ini.
✓ Yang sebenarnya
Yosia mungkin tahu, tetapi bertanya untuk memastikan.
✕ Sering dikira
Tugu itu adalah berhala.
✓ Yang sebenarnya
Tugu itu adalah penanda makam, bukan objek penyembahan.
Renungan
Renungan Singkat 2 Raja-raja 23:17
Menghormati orang-orang yang setia kepada Tuhan adalah sikap yang baik. Kita bisa belajar dari Yosia yang peduli pada sejarah dan mengakui kontribusi hamba-hamba Tuhan sebelumnya.
Tuhan, ajari kami untuk menghargai dan menghormati orang-orang yang telah Engkau pakai dalam sejarah keselamatan. Amin.