Sanherib Mundur dan Dibunuh Anaknya

2 Raja-raja 19:36

Doa Hizkia dan Kemenangan atas Asyur

Lalu, Sanherib, raja Asyur, menarik diri untuk pulang dan tinggal di Niniwe.

2 Raja-raja 19:36 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 19:36?

Setelah kekalahan itu, Sanherib, raja Asyur, menarik diri dan pulang ke Niniwe. Ini menunjukkan bahwa musuh tidak berdaya di hadapan Tuhan dan akhirnya mundur dengan malu.

Latar belakang

Kematian Sanherib

Setelah kekalahan, Sanherib kembali ke Niniwe. Beberapa tahun kemudian, saat beribadah di kuil dewa Nisrokh, dua anaknya membunuhnya dengan pedang. Mereka melarikan diri ke Ararat, dan Esarhadon menjadi raja.

Di mana

Niniwe

Kota Niniwe, ibu kota Asyur, kemudian di kuil Nisrokh

Kapan

~681 SM

Kerajaan Yehuda

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kekalahan Asyur di Yerusalem
Esarhadon naik takhta
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kitab 2 Raja-raja

Narator kitab sejarah, mungkin seorang nabi atau imam

P

Kepada

Pembaca Kitab 2 Raja-raja

Umat Tuhan yang ingin belajar dari sejarah

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

סַנְחֵרִיב

Sanheriv · Sanherib

Sin (dewa bulan) telah menggantikan saudara-saudaraku

שָׁחָה

shachah · beribadah

sujud, menyembah

נָכָה

nakah · membunuh

memukul, menyerang, membunuh

Nama Sanherib berarti 'Sin telah menggantikan saudara-saudaraku'—tetapi pada akhirnya dewa-dewanya tidak bisa menyelamatkannya. Ini ironis.

Tahukah kamu

Catatan Sejarah Asyur

Tawarikh Asyur mencatat pembunuhan Sanherib oleh putranya sendiri, tetapi tidak menyebut nama dua putra itu. Alkitab memberikan detail yang berguna.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 19:36

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 19:36

✕  Sering dikira

Sanherib dibunuh segera setelah kembali ke Niniwe.

✓  Yang sebenarnya

Kematiannya terjadi beberapa tahun kemudian, sekitar 681 SM, bukan langsung setelah kekalahan.

✕  Sering dikira

Esarhadon adalah putra yang membunuh Sanherib.

✓  Yang sebenarnya

Pembunuhnya adalah Adramelekh dan Sarezer; Esarhadon kemudian naik takhta, mungkin setelah membalaskan kematian ayahnya.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 19:36

Ketika Tuhan bertindak, musuh akan mundur. Jangan cepat menyerah; biarkan Tuhan yang menyelesaikan masalahmu dengan cara-Nya.

Tuhan, berikanlah aku ketekunan dan keyakinan bahwa Engkau akan membela kebenaran. Amin.