Upeti kepada Salmaneser

2 Raja-raja 17:3

Kejatuhan Samaria dan Pembuangan Israel

Lalu, Salmaneser, raja Asyur maju menyerangnya sehingga Hosea menjadi hambanya dan membayar upeti kepadanya.

2 Raja-raja 17:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 2 Raja-raja 17:3?

Salmaneser, raja Asyur, menyerang Hosea dan menjadikannya takluk, sehingga Hosea membayar upeti. Ini menunjukkan kekuatan Asyur yang semakin mendominasi, dan Israel mulai kehilangan kemerdekaannya.

Latar belakang

Di bawah genggaman Asyur

Salmaneser, raja Asyur, menyerang Israel dan menjadikan Hosea hambanya. Hosea harus membayar upeti tahunan sebagai tanda takluk.

Di mana

Samaria

Hubungan diplomatik dengan Asyur

Kapan

~725 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Hosea membayar upeti
Persekongkolan dengan Mesir
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 2 Raja-raja

Sejarawan Israel, mencatat peristiwa politik

P

Kepada

Pembaca kitab

Orang-orang yang ingin memahami sejarah bangsa

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עֶבֶד

‘eḇeḏ · Hamba

budak, hamba, pelayan; juga pengikut raja

מַס

mas · Upeti

cukai, upeti, kerja paksa

עָלָה

‘ālāh · Menyerang

naik, maju berperang

Hosea menjadi hamba dan membayar upeti, menunjukkan kehilangan kemerdekaan. Kata 'naik' untuk perang menggambarkan serangan dari Asyur ke Samaria.

Tahukah kamu

Salmaneser dalam catatan Asyur

Salmaneser V memerintah 727-722 SM, dan pengepungan Samaria dicatat dalam prasasti Asyur.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 2 Raja-raja 17:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 2 Raja-raja 17:3

✕  Sering dikira

Salmaneser berhasil merebut Samaria dalam ayat ini.

✓  Yang sebenarnya

Ayat ini hanya mencatat invasi dan upeti; pengepungan terjadi kemudian.

✕  Sering dikira

Hosea dengan sukarela menjadi hamba.

✓  Yang sebenarnya

Ia terpaksa tunduk karena kalah perang.

Renungan

Renungan Singkat 2 Raja-raja 17:3

Ketika kita menjauh dari Tuhan, kita menjadi tergantung pada kekuatan dunia yang menindas. Mari kita periksa apakah kita lebih mengandalkan Tuhan atau justru tunduk pada tekanan dunia.

Tuhan, lepaskan kami dari belenggu ketakutan dan tekanan dunia, agar kami hanya bersandar pada-Mu. Amin.