Untuk Allah atau untuk Kamu
2 Korintus 5:13
Pelayanan Pendamaian dari Allah
“Jika kami tidak menjadi diri kami, hal itu adalah untuk Allah. Jika kami menjadi diri kami, itu untuk kepentinganmu.”2 Korintus 5:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab jika kami tidak menguasai diri, hal itu adalah dalam pelayanan Allah, dan jika kami menguasai diri, hal itu adalah untuk kepentingan kamu.”2 Korintus 5:13 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau kami memang nampaknya sudah gila, itu adalah demi kepentingan Allah. Dan kalau kami nampaknya waras, itu demi kepentinganmu.”2 Korintus 5:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalau orang-orang menganggap kami gila, tidak apa-apa, karena kami melayani Allah! Tetapi kalau kalian menganggap kami waras, itu lebih baik, sebab memang kami terus berusaha melayani kalian.”2 Korintus 5:13 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For whether we be beside ourselves, it is to God: or whether we be sober, it is for your cause.”2 Korintus 5:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 5:13?
Paulus menjelaskan bahwa jika ia tampak tidak waras atau gila, itu demi Allah, dan jika ia bertindak bijaksana, itu demi kepentingan jemaat. Ini menunjukkan bahwa pelayanannya, baik dalam keadaan ekstasi maupun kesederhanaan, selalu untuk kemuliaan Allah dan kebaikan orang lain.
Latar belakang
Dituduh 'tidak waras' sebagai penghinaan
Para pengkritik Paulus kemungkinan menuduhnya 'tidak waras' atau 'terlalu ekstrem' — mungkin merujuk pada pengalamannya berbicara dalam bahasa roh, atau misi-misinya yang tampak gila secara duniawi (masuk penjara berkali-kali, tidak mau dibayar, dll). Paulus menjawab dengan anggun: jika saya tampak 'di luar diri' (ekstatik/tidak waras), itu untuk Allah. Jika saya waras dan rasional, itu untuk kepentinganmu.
Di mana
Makedonia (kemungkinan Filipi)
Paulus merespons tuduhan bahwa dia 'tidak waras' — dengan menegaskan segala sesuatunya dilakukan demi alasan yang benar
Kapan
~55 M
Perjalanan Misi Ketiga Paulus
Yang berbicara
Paulus
Rasul, mantan penganiaya, kini duta Kristus ke bangsa-bangsa
Kepada
Jemaat Korintus
Orang percaya di kota pelabuhan kaya dan kosmopolitan Korintus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἐξέστημεν
tidak menjadi diri kami · to be beside oneself/ecstatic
Secara harfiah 'berdiri di luar diri sendiri'. Bisa berarti ekstasi rohani, perilaku yang tampak tidak normal, atau sekadar terlalu bersemangat dari sudut pandang orang lain.
σωφρονοῦμεν
menjadi diri kami · to be in one's right mind/sober
Pikiran yang sehat dan terkendali. Kontras langsung dengan ekstatik — saat Paulus tampak 'normal dan rasional', itu untuk kepentingan jemaat.
ὑμῖν
untuk kepentinganmu · for you/for your sake
Semuanya diarahkan ke satu tujuan: kepentingan orang Korintus. Bukan untuk keuntungan diri, bukan untuk kesan orang.
Paulus membuat pemisahan yang brilian: apapun kondisinya — tampak 'gila' atau tampak 'normal' — motivasinya sama bersihnya. Yang satu untuk Allah, yang lain untuk jemaat. Tidak ada ruang untuk ego atau self-serving dalam formula ini.
Tahukah kamu
Ἐξίστημι — kata yang sama untuk Yesus yang dianggap tidak waras
Kata Yunani ἐξέστημεν (exestēmen — 'tidak menjadi diri kami') berasal dari ἐξίστημι yang juga muncul di Markus 3:21, di mana keluarga Yesus berkata 'Ia sudah tidak waras lagi' (ἐξέστη). Paulus mungkin menyadari ironi ini: seperti tuannya, dia pun dianggap tidak waras oleh sebagian orang. Dan seperti tuannya, dia pun tidak tersinggung.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 5:13
Markus 3:21
Yesus pun dianggap 'tidak waras' oleh keluarganya karena pelayanan-Nya yang radikal.
“Waktu kaum keluarga-Nya mendengar hal itu, mereka pergi untuk mengambil Dia, sebab kata mereka Ia sudah tidak waras.”
Kisah Para Rasul 26:24
Paulus sering dituduh tidak waras karena pesannya — dia tidak asing dengan tuduhan ini.
“...katanya sambil berseru nyaring, 'Paulus, engkau gila! Ilmumu yang besar membuat engkau gila!'”
1 Korintus 4:10
Paulus sebelumnya sudah membahas bagaimana 'kebodohan' menurut dunia justru adalah hikmat Allah.
“Kami ini bodoh oleh karena Kristus, tetapi kamu bijaksana dalam Kristus...”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 5:13
✕ Sering dikira
'Tidak menjadi diri kami berarti Paulus mengalami kerasukan atau kondisi bawah sadar yang tidak bisa dikontrol.'
✓ Yang sebenarnya
Paulus berbicara tentang bagaimana dia tampak dari luar mata pengkritik. Dia tidak mengklaim kehilangan kendali — dia menegaskan bahwa apapun yang dia lakukan (ekstrim atau biasa) selalu punya alasan yang jelas dan mulia.
✕ Sering dikira
'Ayat ini mengajarkan bahwa sisi emosional dari ibadah adalah untuk Allah sementara pengajaran rasional adalah untuk manusia.'
✓ Yang sebenarnya
Paulus tidak sedang mengklasifikasi jenis ibadah. Dia merespons tuduhan personal bahwa dia tidak waras, dengan menegaskan bahwa apapun kondisinya, motivasinya bersih.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 5:13
Kita tidak perlu membuktikan diri kepada orang lain. Fokuslah pada apa yang Allah lihat di hati kita, bukan pada penilaian manusia. Jadikan hidup kita sebagai pelayanan yang tulus bagi Allah dan sesama.
Ya Allah, mampukan aku untuk hidup sepenuhnya bagi-Mu dan bagi sesamaku, tanpa terlalu peduli pada penilaian manusia, dalam nama Yesus, Amin.