Bisa pamer tapi memilih tidak
2 Korintus 12:6
Bangga yang ditahan demi kerendahan hati
“Akan tetapi, jika aku ingin berbangga, aku tidak akan menjadi bodoh karena aku akan mengatakan kebenaran. Namun, aku menahannya supaya tidak ada orang yang memandangku lebih dari apa yang mereka lihat atau yang mereka dengar tentang aku.”2 Korintus 12:6 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab sekiranya aku hendak bermegah juga, aku bukan orang bodoh lagi, karena aku mengatakan kebenaran. Tetapi aku menahan diriku, supaya jangan ada orang yang menghitungkan kepadaku lebih dari pada yang mereka lihat padaku atau yang mereka dengar dari padaku.”2 Korintus 12:6 · TB
Terjemahan Baru
“Seandainya saya ingin juga membanggakan sesuatu, saya tidak mau menjadi pembual yang omong kosong; saya akan mengatakan yang benar. Tetapi saya menahan diri, supaya tidak ada orang yang menganggap saya lebih daripada apa yang sudah ia lihat saya lakukan atau yang sudah ia dengar saya katakan.”2 Korintus 12:6 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Walaupun tadi saya terpaksa meniru guru-guru yang kurang bijaksana itu, ada perbedaan penting. Mereka menipu, sedangkan saya mengatakan yang benar. Tetapi yang saya tulis di atas sudah cukup, karena saya mau kalian menilai saya hanya berdasarkan perbuatan yang nyata dan ajaran yang langsung kalian dengar dari saya.”2 Korintus 12:6 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For though I would desire to glory, I shall not be a fool; for I will say the truth: but now I forbear, lest any man should think of me above that which he seeth me to be, or that he heareth of me.”2 Korintus 12:6 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 12:6?
Paulus menjelaskan bahwa jika ia bermegah, itu bukan kebodohan karena ia berkata benar. Namun, ia menahan diri supaya orang tidak memandangnya lebih dari yang mereka lihat atau dengar. Ini menunjukkan kehati-hatian Paulus agar pelayanannya tidak diselewengkan oleh kesan yang berlebihan.
Latar belakang
Batas yang dipilih sendiri
Paulus bilang: kalau aku mau berbangga, aku tidak akan jadi bodoh karena yang aku ceritakan itu benar semua. Tapi dia tahan diri. Bukan karena tidak punya materi, bukan karena takut. Alasannya: dia tidak mau orang mengukur dia lebih dari apa yang nyata terlihat. Reputasi yang dibangun dari cerita tak terverifikasi itu rapuh. Dia ingin nilainya berasal dari kehidupan nyata, bukan klaim rohani.
Di mana
Makedonia (surat dikirim ke Korintus)
Paulus menulis dengan pertimbangan matang soal apa yang dia pilih bagi atau tahan
Kapan
~56 M
Refleksi kerendahan hati Paulus
Yang berbicara
Paulus
Sadar betul dia punya amunisi untuk pamer tapi pilih tahan diri
Kepada
Jemaat Korintus
Perlu tahu bahwa Paulus menahan diri bukan karena tidak punya bahan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἄφρων
aphrōn · foolish
bodoh, tanpa pikiran yang sehat
ἀλήθειαν
alētheian · truth
kebenaran, realita yang sesungguhnya
φείδομαι
pheidomai · I refrain
aku menahan, aku berlaku hemat dalam kata-kata
Meski bisa bicara alētheian (kebenaran) tanpa jadi aphrōn (bodoh), Paulus pheidomai (menahan diri) — supaya penilaian orang atas dirinya didasarkan pada realita yang bisa diverifikasi.
Tahukah kamu
Reputasi versus realita di Korintus
Di kota Korintus, banyak guru filsafat dan orator membangun nama mereka lewat pertunjukan pidato dan klaim kehebatan. Paulus secara sadar menolak model itu — dia mau dinilai dari buah nyata yang bisa dilihat dan didengar.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 12:6
1 Korintus 4:6
berbangga
“Jangan melampaui apa yang tertulis, supaya kamu tidak sombong atas satu orang dan merendahkan yang lain.”
2 Korintus 10:7
memandang
“Apa yang ada di hadapanmu. Kalau ada yang merasa milik Kristus, pikirkan lagi.”
Amsal 27:2
menahan
“Biarlah orang lain memujimu, bukan mulutmu sendiri.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 12:6
✕ Sering dikira
"Paulus tahan diri karena tidak yakin pengalamannya nyata."
✓ Yang sebenarnya
Justru sebaliknya: dia yakin itu nyata dan benar, tapi memilih tahan diri supaya orang menilainya dari hal yang bisa mereka lihat sendiri.
✕ Sering dikira
"Ini tanda Paulus rendah hati secara alami."
✓ Yang sebenarnya
Ini adalah pilihan aktif dan sadar, bukan sifat bawaan — dia bilang 'aku menahannya' sebagai tindakan disengaja.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 12:6
Kadang kita tergoda untuk menonjolkan kelebihan kita agar dipuji orang. Belajarlah untuk rendah hati seperti Paulus, yang lebih memilih orang menilai kita berdasarkan apa yang benar-benar kita lakukan, bukan kata-kata sombong kita.
Tuhan, jauhkan aku dari keinginan untuk dipuji berlebihan. Buat aku hidup jujur dan rendah hati di hadapan-Mu dan sesama. Amin.