Bangga atas orang itu, bukan atas dirinya sendiri
2 Korintus 12:5
Pilihan untuk bangga dalam kelemahan
“Untuk orang ini aku akan berbangga, tetapi untuk diriku sendiri, aku tidak akan berbangga kecuali atas kelemahan-kelemahanku.”2 Korintus 12:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Atas orang itu aku hendak bermegah, tetapi atas diriku sendiri aku tidak akan bermegah, selain atas kelemahan- kelemahanku.”2 Korintus 12:5 · TB
Terjemahan Baru
“Tentang orang itulah yang mau saya banggakan, bukan tentang diri saya sendiri. Mengenai diri saya, hanya hal-hal yang menunjukkan kelemahan saya itulah, yang mau saya banggakan.”2 Korintus 12:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saya bangga atas apa yang terjadi pada orang itu, tetapi saya tidak mau membanggakan diri sendiri dalam hal seperti itu. Lebih baik saya bangga dengan kelemahan-kelemahan saya!”2 Korintus 12:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Of such an one will I glory: yet of myself I will not glory, but in mine infirmities.”2 Korintus 12:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Korintus 12:5?
Paulus berkata ia akan membanggakan orang yang mengalami pengalaman itu, tetapi untuk dirinya sendiri ia hanya akan membanggakan kelemahan. Ini menunjukkan kerendahan hati Paulus; ia lebih memilih bermegah dalam kelemahan karena di situlah kuasa Kristus terlihat.
Latar belakang
Dua versi 'aku' dalam satu tubuh
Paulus membagi dirinya menjadi dua: 'orang yang mengalami visi itu' dan 'aku sekarang yang punya kelemahan'. Atas yang pertama, oke, boleh bangga. Tapi atas dirinya yang nyata, sehari-hari? Tidak. Paulus pilih bangga bukan atas pengalaman ghaib yang tidak bisa orang verifikasi, tapi atas kelemahan yang semua orang bisa lihat sendiri. Itu counter-intuitive, tapi itulah pilihannya.
Di mana
Makedonia (surat dikirim ke Korintus)
Paulus menulis sambil sadar dia punya modal pengalaman tapi memilih tidak pakai itu
Kapan
~56 M
Transisi dari visi ke kelemahan
Yang berbicara
Paulus
Sengaja memisahkan 'aku yang alami visi' dari 'aku sehari-hari yang penuh kelemahan'
Kepada
Jemaat Korintus
Perlu diajak berpikir ulang: apa yang membuat seseorang layak dipercaya?
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
καυχήσομαι
kauchēsomai · boast
akan berbangga, akan mengajukan klaim kehormatan
ὑπὲρ ἐμαυτοῦ
hyper emautou · on my own behalf
untuk kepentingan diriku sendiri, atas namaku sendiri
ἀσθενείαις
astheneiais · weaknesses
kelemahan-kelemahan, keterbatasan fisik dan sosial
Paulus akan kauchēsomai (berbangga) bukan hyper emautou (atas dirinya) tapi atas astheneiais (kelemahan-kelemahannya) — pilihan yang membalik logika dunia.
Tahukah kamu
Retorika 'orang ketiga' yang canggih
Dengan memisahkan 'orang itu' (dirinya sendiri) dari 'aku', Paulus sebenarnya sedang pakai teknik retorika yang disebut dissociatio — memisahkan identitas dari pengalaman. Ini bukan kebohongan, tapi cara cerdas menjaga kerendahan hati.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Korintus 12:5
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Korintus 12:5
✕ Sering dikira
"Paulus malu dengan pengalaman surgawinya."
✓ Yang sebenarnya
Tidak — dia bangga atas orang yang alami itu. Tapi dia sadar bangga itu tidak berguna bagi jemaat; yang berguna adalah melihat bagaimana Allah bekerja lewat kelemahannya.
✕ Sering dikira
"Berbangga atas kelemahan berarti puas dengan kondisi buruk."
✓ Yang sebenarnya
Paulus berbangga karena kelemahan itu tempat di mana kuasa Allah menjadi nyata — bukan karena kelemahan itu bagus pada dirinya sendiri.
Renungan
Renungan Singkat 2 Korintus 12:5
Saat kita berhasil atau mendapat pujian, ingatlah bahwa semua berasal dari Tuhan. Sebaliknya, jangan malu dengan kelemahan kita; justru di situlah kita bisa belajar bergantung pada kekuatan Kristus dan memuliakan Dia.
Ya Tuhan, ajar aku untuk tidak menyombongkan diri, tetapi bangga dalam kelemahan karena di situ kuasa-Mu menjadi sempurna. Amin.