Takut semua sia-sia
1 Tesalonika 3:5
Kekhawatiran Paulus tentang godaan yang tersembunyi
“Oleh karena itu, ketika aku tidak tahan lagi, aku mengutus untuk mengetahui imanmu. Aku takut, kalau-kalau si penggoda telah menggodamu dan jerih lelah kami menjadi sia-sia.”1 Tesalonika 3:5 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Itulah sebabnya, maka aku, karena tidak dapat tahan lagi, telah mengirim dia, supaya aku tahu tentang imanmu, karena aku kuatir kalau-kalau kamu telah dicobai oleh si penggoda dan kalau-kalau usaha kami menjadi sia-sia.”1 Tesalonika 3:5 · TB
Terjemahan Baru
“Itulah sebabnya saya mengutus Timotius, karena saya ingin sekali tahu bagaimana kemajuanmu dalam hal percaya kepada Kristus. Saya khawatir Iblis berhasil menggoda kalian sehingga semua jerih payah kami menjadi percuma.”1 Tesalonika 3:5 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Jadi, karena saya tidak sabar lagi mendengar berita dari kalian, saya mengutus Timotius ke Tesalonika untuk mengetahui apakah kamu semua masih terus percaya penuh kepada Yesus. Saya kuatir jangan sampai iblis, si pencoba itu, berhasil menggoyahkan kalian sehingga sia-sialah semua kerja keras kami.”1 Tesalonika 3:5 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For this cause, when I could no longer forbear, I sent to know your faith, lest by some means the tempter have tempted you, and our labour be in vain.”1 Tesalonika 3:5 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tesalonika 3:5?
Paulus mengutus Timotius untuk memastikan iman jemaat tidak digoyahkan oleh si penggoda (Iblis). Ia khawatir jerih payahnya menjadi sia-sia jika mereka jatuh.
Latar belakang
Penggoda yang mencuri impian
Paulus panik: 'Aku takut penggoda (Iblis) sudah menggoda mereka, dan pekerjaan kerasku menjadi sia-sia.' Dia mengakui tidak tahu apa yang terjadi sebenarnya. Kekhawatiran ini mendorong dia mengirim Timotius — ingin tahu, ingin memastikan mereka masih tegak sebelum terlambat.
Di mana
Atena
Paulus sendiri di kota, kekhawatiran membesar tentang keselamatan jemaat
Kapan
~50 M
Puncak kecemasan Paulus
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang mengakui kerentanannya terhadap keraguan
Kepada
Jemaat Tesalonika
Komunitas yang bisa goyah oleh godaan saat Paulus pergi
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ὁ πειράζων
ho peirazōn · tempter
si penggoda, Iblis yang mengetes kepercayaan
κόπος
kopos · labour
kerja keras, jerih payah tanpa henti
κενός
kenos · vain
kosong, tanpa hasil, sia-sia
Jerih payah Paulus bisa habis tanpa hasil jika godaan menang — ini adalah kegamangan yang jarang terlihat dari Paulus.
Tahukah kamu
Si penggoda sebagai musuh nyata
Paulus tidak melihat penderitaan sebagai kekalahan, tapi penggoda (Iblis) sebagai ancaman serius. Godaan adalah yang bekerja di balik layar untuk membuat iman hancur.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tesalonika 3:5
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tesalonika 3:5
✕ Sering dikira
"Paulus selalu yakin, tidak pernah ragu."
✓ Yang sebenarnya
Di sini Paulus mengakui ketakutan mendalam bahwa semuanya bisa hilang.
✕ Sering dikira
"Godaan adalah hal kecil yang bisa diatasi."
✓ Yang sebenarnya
Paulus melihat godaan sebagai musuh existensial yang bisa merusak seluruh pekerjaan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tesalonika 3:5
Kecemasan terhadap orang yang kita kasihi itu wajar, tapi jangan biarkan itu menguasai. Mari kita peka terhadap godaan yang bisa melemahkan iman orang lain dan berusaha menopang mereka dengan doa dan kehadiran.
Tuhan, lindungi aku dan saudara-saudariku dari tipu daya si jahat, dan jadikan kami saling menjaga dalam iman. Amin.