Sendirian di Atena, khawatir
1 Tesalonika 3:1
Paul tak tahan menunggu berita dari Tesalonika
“Karena itu, ketika kami sudah tidak tahan lagi, kami memutuskan untuk tinggal seorang diri di Atena,”1 Tesalonika 3:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Kami tidak dapat tahan lagi, karena itu kami mengambil keputusan untuk tinggal seorang diri di Atena.”1 Tesalonika 3:1 · TB
Terjemahan Baru
“Akhirnya kerinduan kami tidak tertahan lagi. Sebab itu kami berpikir lebih baik kami ditinggalkan sendirian di Atena,”1 Tesalonika 3:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena kami bertiga sangat merindukan kalian dan tidak sabar untuk bertemu kalian lagi, akhirnya kami memutuskan untuk mengutus Timotius kembali kepada kalian. (Saudara kita Timotius adalah pelayan Allah dan teman sekerja kami dalam pemberitaan Kabar Baik tentang Kristus.) Jadi, sementara saya dan Silas tetap tinggal di kota Atena, Timotius pergi kepada kalian untuk menguatkan dan memberi dorongan supaya kalian terus percaya penuh kepada Yesus.”1 Tesalonika 3:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Wherefore when we could no longer forbear, we thought it good to be left at Athens alone;”1 Tesalonika 3:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tesalonika 3:1?
Paulus menjelaskan bahwa karena sangat rindu dan khawatir, ia memutuskan untuk tetap sendirian di Atena supaya bisa mengirim Timotius ke Tesalonika. Ini menunjukkan pengorbanan diri demi kepentingan jemaat.
Latar belakang
Penantian yang melelahkan
Paulus pergi dari Tesalonika karena penganiayaan, meninggalkan jemaat yang masih baru dan labil. Muncul di Atena, dia sendirian — rekan-rekannya belum tiba. Kekhawatiran tentang jemaat yang ditinggal membuat dia putus asa. Dia tidak bisa menunggu lagi.
Di mana
Atena
Paulus sendirian di kota filsuf untuk menunggu Timotius, sebuah perpisahan yang panjang
Kapan
~50 M
Paulus terpisah dari jemaat, cemas dan impulsif
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang gelisah terpisah dari jemaat baru
Kepada
Jemaat Tesalonika
Komunitas yang tertinggal akibat pengusiran Paulus dari kota
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
στέγειν
stegein · could not bear
tahan, menampung, tidak mampu lagi bertahan
ἐδόξε
edoxe · decided
terlihat baik, diputuskan sebagai hal terbaik
μόνος
monos · alone
seorang diri, tanpa bantuan atau pendamping
Impulsif Paulus keluar — dia tidak bisa menampung kekhawatirannya lagi, jadi dia ambil keputusan cepat.
Tahukah kamu
Atena, kota sepi bagi Paulus
Atena penuh filsuf dan kuil, tapi Paulus tidak senang di sana. Dia terlalu mencemaskan jemaat Tesalonika untuk menikmati diskusi filsafat. Kota yang indah terasa hampa tanpa berita dari mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tesalonika 3:1
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tesalonika 3:1
✕ Sering dikira
"Paulus selalu tenang menghadapi pisah dari jemaat."
✓ Yang sebenarnya
Di sini Paulus gelisah dan impulsif, tak sanggup menunggu lebih lama.
✕ Sering dikira
"Atena adalah tempat favorit Paulus untuk berbicara."
✓ Yang sebenarnya
Kekhawatiran tentang Tesalonika membuat dia tidak fokus di Atena.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tesalonika 3:1
Kadang kita perlu mengorbankan kenyamanan atau keinginan pribadi demi kebaikan orang lain. Coba pikirkan siapa yang membutuhkan dukunganmu saat ini, dan ambil langkah nyata untuk menguatkan mereka.
Tuhan, ajari aku untuk rela berkorban demi sesama, seperti Paulus berkorban demi jemaatnya. Amin.