Anak-anak Sasak Selesai

1 Tawarikh 8:24

Silsilah Suku Benyamin

Hananya, Elam, Antotia,

1 Tawarikh 8:24 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 8:24?

Ayat ini menyebutkan Hananya, Elam, dan Antotia sebagai anak-anak Sasak, melanjutkan daftar keturunan Benyamin. Ini adalah bagian dari silsilah yang menegaskan garis keluarga dan integritas catatan sejarah Israel.

Latar belakang

Menutup Daftar

Ayat ini menutup daftar anak-anak Sasak dengan menyebutkan Hananya, Elam, dan Antotia. Daftar ini sangat detail untuk memastikan semua keluarga tercatat dengan baik.

Di mana

Yerusalem

Dalam daftar silsilah

Kapan

~400 SM

Setelah pembuangan Babel

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Kembali dari pembuangan
Pembangunan kembali Bait Suci
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Tawarikh

Sejarawan Yehuda pasca-pembuangan

U

Kepada

Umat Yehuda

Komunitas yang kembali dari Babel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֲנַנְיָה

Chananyah · Hananya

Berarti 'TUHAN telah bermurah hati'

עֵילָם

Eylam · Elam

Berarti 'abadi' atau 'tersembunyi'

עַנְתֹתִיָּה

Antotiyah · Antotia

Berarti 'jawaban TUHAN' atau 'dari Anatot'

Nama-nama ini menyampaikan keyakinan pada kemurahan, keabadian, dan jawaban Allah, menguatkan iman bangsa.

Tahukah kamu

Hananya yang Dikenal

Hananya adalah nama yang umum, termasuk salah satu nabi palsu di zaman Yeremia (Yeremia 28). Namun, ini adalah tokoh yang berbeda.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 8:24

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 8:24

✕  Sering dikira

Mengira nama-nama ini tidak relevan untuk pembaca modern.

✓  Yang sebenarnya

Silsilah mengajarkan bahwa setiap orang penting dalam rencana Allah.

✕  Sering dikira

Mengira semua Hananya dalam Alkitab adalah orang yang sama.

✓  Yang sebenarnya

Nama yang sama bisa merujuk orang berbeda; konteks menentukan.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 8:24

Setiap generasi menyambung cerita iman. Kita dipanggil untuk menjaga warisan iman dan meneruskannya. Marilah kita berkomitmen untuk setia kepada Tuhan, sehingga nama kita juga dicatat sebagai orang-orang yang menghormati-Nya.

Tuhan, biarlah hidup kami menjadi kesaksian yang setia bagi-Mu, dan kiranya nama kami tertulis dalam hati-Mu. Amin.