Imam besar dari Zadok
1 Tawarikh 6:53
Keturunan Lewi dan Tugas Mereka
“anak Ahitub adalah Zadok, anak Zadok adalah Ahimaas.”1 Tawarikh 6:53 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“dan anak orang ini ialah Zadok, dan anak orang ini ialah Ahimaas.”1 Tawarikh 6:53 · TB
Terjemahan Baru
“Zadok, Ahimaas.”1 Tawarikh 6:53 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Zadok his son, Ahimaaz his son.”1 Tawarikh 6:53 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 6:53?
Ayat ini menutup silsilah imam besar dari Ahitub ke Zadok, lalu ke Ahimaas. Zadok adalah imam penting pada zaman Daud dan Salomo, yang mendukung Daud dan kemudian melayani di bait Suci. Ayat ini menegaskan kesinambungan imamat dan persiapan untuk bait yang akan dibangun.
Latar belakang
Puncak silsilah imam
Ayat ini menutup silsilah imam dengan Zadok dan putranya Ahimaas. Ini menegaskan garis imam yang sah dari Harun hingga ke zaman Daud, dan menjadi dasar bagi imamat setelah pembuangan.
Di mana
Yerusalem
Saat menyusun sejarah imamat
Kapan
~450 SM
Pasca-pembuangan
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Sejarawan dan imam pasca-pembuangan, ~450 SM
Kepada
Umat Israel kembali
Komunitas pasca-pembuangan yang memulihkan ibadah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
אֲחִימַעַץ
Achima'ats · Ahimaas
Saudara yang kuat
צָדוֹק
Tsadoq · Zadok
Benar, adil
בֵּן
ben · anak
Keturunan, anak laki-laki
Hubungan ayah-anak dalam silsilah menekankan kesinambungan imamat yang sah, bukan sekadar daftar nama.
Tahukah kamu
Ahimaas sebagai pelari
Dalam 2 Samuel 18, Ahimaas adalah pelari yang membawa kabar kemenangan Daud atas Absalom, meskipun bukan imam utama.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 6:53
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 6:53
✕ Sering dikira
Mengira Ahimaas adalah imam besar
✓ Yang sebenarnya
Ahimaas hanya putra Zadok, tidak disebut sebagai imam besar
✕ Sering dikira
Mengira silsilah ini hanya untuk kepentingan historis
✓ Yang sebenarnya
Ini penting untuk legitimasi imam setelah pembuangan
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 6:53
Tuhan menggenapi janji-Nya melalui generasi yang setia. Saat kamu setia pada hal yang sekarang, kamu sedang mempersiapkan jalan bagi pekerjaan Tuhan di masa depan. Hari ini, layanilah dengan integritas, karena kamu sedang membangun fondasi bagi berkat yang akan datang.
Allah, jadikan aku seperti Zadok yang setia mendukung rencana-Mu. Ajari aku melayani dengan integritas, agar hidupku menjadi batu bata bagi bait rohani bagi sesama. Amin.