Perselingkuhan dengan ilah bangsa-bangsa
1 Tawarikh 5:25
Silsilah dan Kesetiaan Suku-suku
“Namun, mereka tidak setia kepada Allah nenek moyang mereka dan berzina dengan mengikuti ilah-ilah segala bangsa negeri itu, yang telah Allah musnahkan di hadapan mereka.”1 Tawarikh 5:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi ketika mereka berubah setia terhadap Allah nenek moyang mereka dan berzinah dengan mengikuti segala allah bangsa-bangsa negeri yang telah dimusnahkan Allah dari depan mereka,”1 Tawarikh 5:25 · TB
Terjemahan Baru
“Orang Israel tidak setia kepada Allah yang disembah leluhur mereka. Mereka meninggalkan Dia dan beribadat kepada dewa-dewa bangsa-bangsa yang telah diusir oleh Allah dari negeri Kanaan.”1 Tawarikh 5:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“And they transgressed against the God of their fathers, and went a whoring after the gods of the people of the land, whom God destroyed before them.”1 Tawarikh 5:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 5:25?
Ayat ini menjelaskan bahwa suku-suku di sebelah timur Yordan, termasuk Ruben, Gad, dan setengah Manasye, tidak setia kepada Allah. Mereka mengikuti ilah-ilah bangsa-bangat yang telah Allah usir dari tanah itu, yang merupakan bentuk perzinahan rohani. Ketidaksetiaan ini menjadi alasan utama penghukuman Allah atas mereka.
Latar belakang
Ketidaksetiaan Suku-suku Transyordan
Setelah mencatat keberhasilan militer Ruben, Gad, dan Manasye, penulis menegaskan bahwa mereka tidak setia kepada Allah. Mereka terlibat dalam penyembahan berhala, mengikuti allah-allah bangsa-bangsa yang telah Allah musnahkan di hadapan mereka.
Di mana
Yerusalem
Dalam konteks penulisan sejarah, istana atau Bait Suci
Kapan
~450 SM (penulisan)
Pembuangan dan Pemulihan
Yang berbicara
Penulis Tawarikh
Sejarawan pasca-pembuangan, dari kalangan Lewi.
Kepada
Umat Israel pasca-pembuangan
Orang-orang yang kembali dari pengasingan, ~450 SM.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
מָעַל
ma'al · tidak setia
melanggar kesetiaan dalam hubungan perjanjian
זָנָה
zanah · berzina
berhubungan seksual dengan orang lain; secara rohani berarti menyembah allah lain
אֱלֹהִים
elohim · ilah-ilah
tuhan-tuhan atau benda-benda yang disembah
Ma'al menyoroti pelanggaran perjanjian, zanah melukiskan perselingkuhan rohani, dan elohim menunjukkan bahwa mereka mengejar kuasa-kuasa lain yang bukan Allah Israel. Ketiganya menguatkan bahwa dosa ini bukan sekadar pelanggaran norma, tetapi pengkhianatan pribadi terhadap Allah yang setia.
Tahukah kamu
Kata 'berzina' dipakai untuk penyembahan berhala
Dalam Perjanjian Lama, 'berzina' (zanah) sering dipakai secara metaforis untuk menggambarkan hubungan rohani yang tidak setia kepada Allah, seperti seorang istri yang tidak setia kepada suaminya.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 5:25
Ulangan 31:16
Nubuat ketidaksetiaan
“Jika engkau tidur dengan nenek moyangmu, bait ini akan bangkit dan berzinah dengan allah-allah asing.”
Hakim-hakim 2:12
Pola pemberontakan
“Mereka meninggalkan TUHAN, Allah nenek moyang mereka, dan mengikuti ilah-ilah bangsa-bangsa.”
Yehezkiel 23:30
Akibat perselingkuhan
“Engkau akan menderita hal ini karena engkau berzinah dengan bangsa-bangsa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 5:25
✕ Sering dikira
Menganggap 'berzina' hanya soal seksual literal.
✓ Yang sebenarnya
Di sini 'berzina' adalah metafora penyembahan berhala, bukan pelanggaran seksual.
✕ Sering dikira
Membaca 'tidak setia' sebagai kesalahan kecil.
✓ Yang sebenarnya
Ma'al adalah pelanggaran serius dalam perjanjian, setara dengan pengkhianatan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 5:25
Kita perlu memeriksa apakah kita setia kepada Allah atau mulai mengikuti 'ilah-ilah' zaman ini seperti uang, popularitas, atau kenyamanan. Jangan biarkan hal-hal yang Allah benci masuk ke dalam hati kita.
Tuhan, jauhkanlah aku dari ketidaksetiaan dan ajarlah aku untuk setia hanya kepada-Mu dalam segala hal. Amin.