Doa Daud untuk Salomo

1 Tawarikh 29:19

Persembahan dan Doa Penahbisan

Berilah hati yang tulus kepada Salomo, anakku, supaya dia berpegang pada perintah-perintah-Mu, peringatan-peringatan-Mu, dan ketetapan-ketetapan-Mu, dan melaksanakan semua itu, dan membangun bait yang persiapannya telah kubuat.”

1 Tawarikh 29:19 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 29:19?

Ayat ini adalah doa Daud agar Salomo, putranya, memiliki hati yang tulus untuk mematuhi perintah, peringatan, dan ketetapan Tuhan, serta mampu membangun bait suci yang telah dipersiapkan. Ini menunjukkan pentingnya ketaatan dan ketulusan dalam melayani Tuhan.

Latar belakang

Permohonan Terakhir Daud

Daud baru saja memimpin seluruh jemaat mempersembahkan bahan-bahan dengan sukarela. Di akhir doanya, ia memohon agar Allah memberikan hati yang tulus kepada Salomo, anaknya, agar ia dapat membangun bait suci.

Di mana

Yerusalem

Di depan kemah pertemuan atau bait yang belum dibangun, di hadapan jemaat

Kapan

~970 SM

Kerajaan Israel Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Persiapan bahan bangunan
Penobatan Salomo
Kamu di sini
D

Yang berbicara

Daud

Raja Israel, tua dan bijaksana, ayah Salomo

A

Kepada

Allah

TUHAN, Allah Abraham, Ishak, dan Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לֵבָב שָׁלֵם

levav shalem · hati yang tulus

Hati yang utuh, tidak terbagi, sepenuhnya setia kepada Allah.

מִצְוֹתֶיךָ

mitsvotekha · perintah-perintah-Mu

Perintah-perintah Allah yang harus ditaati.

עֵדְוֹתֶיךָ

edotekha · peringatan-peringatan-Mu

Kesaksian atau ketetapan Allah yang menjadi saksi bagi umat.

Kata-kata ini menunjukkan bahwa ketaatan sejati bukan hanya lahiriah, tetapi berasal dari hati yang utuh dan tidak terbagi.

Tahukah kamu

Doa untuk Salomo

Daud menyebut Abraham, Ishak, dan Israel (bukan Yakub) dalam doanya, menunjukkan pentingnya nama yang diberikan Allah.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 29:19

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 29:19

✕  Sering dikira

Mengira Daud meminta agar Salomo menjadi orang yang sempurna tanpa cela.

✓  Yang sebenarnya

Yang diminta adalah hati yang tulus dan taat, bukan kesempurnaan.

✕  Sering dikira

Menganggap doa ini hanya untuk Salomo, bukan untuk umat.

✓  Yang sebenarnya

Daud juga memohon agar umat tetap diarahkan hati mereka kepada Allah.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 29:19

Sebelum memulai tugas besar, atau bahkan tugas sehari-hari, kita bisa berdoa seperti Daud, meminta Tuhan memberi kita hati yang tulus dan ketaatan. Ketika kita melayani, fokuslah bukan hanya pada hasil, tetapi pada kesetiaan kita kepada Firman-Nya.

Tuhan, berilah kami hati yang tulus untuk mengikuti perintah-Mu dan arahkanlah pikiran kami kepada-Mu, seperti yang Daud minta bagi Salomo. Amin.