Putra-putra Meselemya

1 Tawarikh 26:2

Keluarga Penjaga Gerbang

Anak-anak Meselemya adalah Zakharia yang sulung, Yediael anak kedua, Zebaja anak ketiga, Yatniel anak keempat,

1 Tawarikh 26:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 26:2?

Ayat ini melanjutkan silsilah keluarga Meselemya, menyebutkan tujuh anaknya: Zakharia, Yediael, Zebaja, Yatniel, Elam, Yohanan, dan Elyoenai. Daftar ini menunjukkan bahwa tugas penjaga gerbang diwariskan dalam keluarga, dan setiap anak memiliki peran dalam pelayanan.

Latar belakang

Daftar Anak Meselemya

Ayat ini menyebutkan tujuh anak Meselemya, dimulai dari Zakharia sebagai anak sulung, lalu Yediael, Zebaja, Yatniel, Elam, Yohanan, dan Elyoenai. Urutan kelahiran dicatat dengan jelas, mungkin untuk menentukan hak dan tanggung jawab.

Di mana

Yerusalem

Dalam silsilah resmi

Kapan

~950 SM

Kerajaan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembangunan organisasi bait
Pembagian tugas selesai
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis Kronik

Pencatat silsilah yang teliti

U

Kepada

Umat Israel

Orang-orang yang perlu tahu tugas mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

בְּכוֹר

bekhor · sulung

anak pertama yang memiliki hak istimewa

בֵּן

ben · anak

putra laki-laki, keturunan

שֵׁנִי

sheni · kedua

urutan kedua, berikutnya

Penekanan pada urutan kelahiran menunjukkan keteraturan dan rencana Allah dalam setiap generasi. Setiap anak memiliki tempat, bukan hanya yang sulung.

Tahukah kamu

Tujuh Anak yang Teratur

Kata 'sulung' dalam bahasa Ibrani adalah 'bekor', yang menunjukkan status khusus, terutama untuk pelayanan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 26:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 26:2

✕  Sering dikira

Menganggap urutan hanya formalitas

✓  Yang sebenarnya

Urutan itu penting untuk menentukan tugas dan hak

✕  Sering dikira

Mengira hanya anak sulung yang dipakai Allah

✓  Yang sebenarnya

Semua anak disebut, menunjukkan masing-masing diperhitungkan

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 26:2

Keluarga bisa menjadi tempat pertama untuk melayani Tuhan. Kita bisa mewariskan iman dan nilai-nilai pelayanan kepada anak-anak kita, mengajari mereka untuk bertanggung jawab dalam tugas sekecil apa pun.

Bapa, terima kasih untuk keluargaku. Ajar aku untuk menanamkan nilai pelayanan kepada anak-anakku, sehingga mereka pun mau melayani Engkau dengan setia. Amin.