Keluarga Yedutun
1 Tawarikh 25:3
Para Pelayan Musik di Bait Allah
PerikopKelompok Penyanyi · 1 Tawarikh 25:1-31 →“Dari Yedutun adalah anak-anak Yedutun: Gedalya, Zeri, Yesaya, Simei, Hasabya, dan Matica, enam orang di bawah pimpinan ayah mereka, Yedutun, yang bernubuat dengan iringan kecapi untuk mengucap syukur dan memuji TUHAN.”1 Tawarikh 25:3 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dari Yedutun ialah anak-anak Yedutun: Gedalya, Zeri, Yesaya, Simei, Hasabya dan Matica, enam orang, di bawah pimpinan ayah mereka, Yedutun, yang bernubuat dengan diiringi kecapi pada waktu menyanyikan syukur dan puji-pujian bagi TUHAN.”1 Tawarikh 25:3 · TB
Terjemahan Baru
“Keenam anak lelaki Yedutun: Gedalya, Zeri, Yesaya, Simei, Hasabya dan Matica. Di bawah pimpinan ayah mereka, mereka menyampaikan pesan dari Allah diiringi musik kecapi, dan mereka menyanyikan nyanyian pujian serta ucapan syukur kepada TUHAN.”1 Tawarikh 25:3 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Of Jeduthun: the sons of Jeduthun; Gedaliah, and Zeri, and Jeshaiah, Hashabiah, and Mattithiah, six, under the hands of their father Jeduthun, who prophesied with a harp, to give thanks and to praise the LORD.”1 Tawarikh 25:3 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 25:3?
Anak-anak Yedutun—Gedalya, Zeri, Yesaya, Simei, Hasabya, dan Matica—berjumlah enam orang. Mereka dipimpin oleh ayah mereka, Yedutun, yang bernubuat dengan kecapi untuk mengucap syukur dan memuji Tuhan. Ini menekankan pentingnya ucapan syukur dan pujian dalam ibadah.
Latar belakang
Enam Anak Yedutun
Sebutkan enam anak Yedutun: Gedalya, Zeri, Yesaya, Simei, Hasabya, dan Matica. Mereka dipimpin oleh ayah mereka untuk bernubuat dengan kecapi, mengucap syukur dan pujian kepada Tuhan.
Di mana
Yerusalem
Di bait Allah, saat ibadah
Kapan
~970 SM
Kerajaan Daud
Yang berbicara
Penulis Kitab Tawarikh
Sejarawan imam, pasca-pembuangan, ~400 SM
Kepada
Umat Israel
Orang-orang yang kembali dari pembuangan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
לְהֹדוֹת
lehodot · mengucap syukur
berterima kasih, memuji
לְהַלֵּל
lehalllel · memuji
memuliakan, memuji
כִּנּוֹר
kinnor · kecapi
alat musik berdawai
Gabungan 'mengucap syukur' dan 'memuji' dengan iringan kecapi menunjukkan bahwa musik adalah sarana untuk mengarahkan hati kepada Allah, bukan sekadar performa.
Tahukah kamu
Yedutun, Sang Pemain Kecapi
Yedutun juga disebut dalam judul Mazmur 39, 62, dan 77, menunjukkan keahliannya dalam musik dan nubuat.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 25:3
Mazmur 92:1
syukur dan pujian
“Adalah baik untuk bersyukur kepada TUHAN dan memazmurkan nama-Mu”
1 Tawarikh 16:41
Yedutun dan syukur
“Dengan Heman dan Yedutun untuk mengucap syukur kepada TUHAN”
Kolose 3:16
musik dan nasihat
“Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sambil mengajar dan menasihati dengan mazmur”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 25:3
✕ Sering dikira
Mengira Yedutun adalah nabi yang meramal.
✓ Yang sebenarnya
Dia adalah pemimpin musik yang bernubuat melalui lagu, bukan peramal.
✕ Sering dikira
Mengira hanya enam orang ini yang melayani, padahal mereka mewakili kelompok yang lebih besar.
✓ Yang sebenarnya
Mereka adalah kepala rombongan; total ada 288 penyanyi terlatih (ayat 7).
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 25:3
Mari kita jadikan ucapan syukur sebagai bagian dari hidup kita sehari-hari, bukan hanya saat di gereja. Kita bisa mulai dengan bersyukur untuk hal-hal kecil.
Ya Tuhan, mampukan kami untuk selalu mengucap syukur dalam segala keadaan, dan memuji-Mu dengan segenap hati. Amin.