Tuhan menolak rencana Daud
1 Tawarikh 22:8
Persiapan untuk Membangun Bait Suci
“Namun, firman TUHAN datang kepadaku, demikian, ‘Kamu telah menumpahkan banyak darah dan melancarkan peperangan besar. Kamu tidak boleh membangun bait bagi namaku karena kamu telah menumpahkan banyak darah ke tanah di hadapan-Ku.”1 Tawarikh 22:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“tetapi firman TUHAN datang kepadaku, demikian: Telah kautumpahkan sangat banyak darah dan telah kaulakukan peperangan yang besar; engkau tidak akan mendirikan rumah bagi nama-Ku, sebab sudah banyak darah kautumpahkan ke tanah di hadapan-Ku.”1 Tawarikh 22:8 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi TUHAN berkata bahwa aku terlalu sering bertempur dan telah membunuh banyak orang. Karena itu Ia tidak mengizinkan aku mendirikan rumah untuk Dia.”1 Tawarikh 22:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“But the word of the LORD came to me, saying, Thou hast shed blood abundantly, and hast made great wars: thou shalt not build an house unto my name, because thou hast shed much blood upon the earth in my sight.”1 Tawarikh 22:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 22:8?
Tuhan menolak Daud membangun bait karena ia telah menumpahkan banyak darah dalam peperangan. Ini menegaskan bahwa pelayanan bagi Tuhan membutuhkan kesucian dan damai, bukan kekerasan.
Latar belakang
Daud menjelaskan penolakan Tuhan
Daud mengutip firman Tuhan yang datang kepadanya, bahwa karena ia telah menumpahkan banyak darah dan terlibat dalam peperangan besar, ia tidak layak membangun Bait Suci. Ini menjadi alasan mengapa tugas itu diberikan kepada Salomo, yang akan memerintah dalam damai.
Di mana
Yerusalem
Istana Daud, ruang tahta
Kapan
~970 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, ayah Salomo, berusia sekitar 70 tahun
Kepada
Salomo
Putra Daud, calon raja, masih muda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
דָּם
dam · darah
darah — melambangkan kehidupan dan juga kekerasan serta kematian dalam konteks ini.
מִלְחָמָה
milchamah · peperangan
perang, pertempuran — seringkali melibatkan pertumpahan darah.
בָּנָה
banah · membangun
mendirikan, membangun — tindakan fisik dan rohani dalam konteks Bait Suci.
Kata 'darah' dan 'peperangan' saling terkait: keduanya menunjukkan bahwa Daud adalah seorang pejuang, dan Tuhan menginginkan Bait Suci dibangun oleh seorang raja yang identik dengan damai, yaitu Salomo. Ini mengajarkan bahwa ada waktu dan tempat untuk setiap tugas.
Tahukah kamu
Darah dan Bait Suci
Dalam tradisi Yahudi, Bait Suci adalah tempat damai dan pengampunan, sehingga orang yang banyak menumpahkan darah dianggap tidak cocok untuk mendirikannya, meskipun Daud adalah raja yang dipilih Tuhan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 22:8
1 Tawarikh 28:3
Pengulangan langsung
“Tetapi Allah berfirman kepadaku: Engkau tidak akan mendirikan rumah bagi nama-Ku, sebab engkau adalah seorang prajurit dan telah menumpahkan darah.”
1 Raja-raja 5:3
Alasan penolakan
“Engkau tahu bahwa Daud, ayahku, tidak dapat mendirikan rumah bagi nama TUHAN, Allahnya, sebab ia harus berperang melawan musuh-musuhnya sampai TUHAN menaklukkan mereka ke bawah telapak kakinya.”
Bilangan 35:33
Darah menajiskan
“Janganlah cemarkan negeri yang kamu diami, sebab darah menajiskan negeri itu.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 22:8
✕ Sering dikira
Tuhan menghukum Daud karena berperang, sehingga ia tidak boleh membangun Bait Suci.
✓ Yang sebenarnya
Bukan hukuman, tetapi konsekuensi dari panggilannya sebagai pejuang; Bait Suci dikaitkan dengan damai.
✕ Sering dikira
Daud terlalu berdosa sehingga Tuhan menolaknya.
✓ Yang sebenarnya
Daud tetap dikasihi Tuhan, namun tugas ini khusus diberikan kepada Salomo sesuai rencana Tuhan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 22:8
Tuhan memperhatikan cara kita melayani. Jika ada konflik atau kekerasan dalam hidup kita, mungkin itu menghalangi berkat Tuhan. Mari kita usahakan hidup damai agar layak dipakai Tuhan.
Tuhan, bersihkan hatiku dari segala kekerasan dan amarah, agar aku layak menjadi alat-Mu. Amin.