Nasihat Kepatuhan pada Taurat
1 Tawarikh 22:13
Persiapan Daud untuk Bait Allah
“Kamu akan berhasil jika kamu melakukan dengan cermat ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum yang TUHAN perintahkan kepada Musa mengenai Israel. Jadilah kuat dan berani. Jangan takut dan jangan berkecil hati.”1 Tawarikh 22:13 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka engkau akan berhasil, jika engkau melakukan dengan setia ketetapan-ketetapan dan hukum-hukum yang diperintahkan TUHAN kepada Musa untuk orang Israel. Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan janganlah tawar hati.”1 Tawarikh 22:13 · TB
Terjemahan Baru
“Kalau engkau mentaati semua hukum yang diberikan TUHAN kepada Musa untuk bangsa Israel, engkau akan berhasil. Engkau harus yakin dan berani. Jangan takut menghadapi apa pun juga.”1 Tawarikh 22:13 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Then shalt thou prosper, if thou takest heed to fulfil the statutes and judgments which the LORD charged Moses with concerning Israel: be strong, and of good courage; dread not, nor be dismayed.”1 Tawarikh 22:13 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Tawarikh 22:13?
Daud menasihati Salomo bahwa keberhasilan pembangunan bait Allah tergantung pada ketaatan setia kepada perintah-perintah Allah yang diberikan melalui Musa. Ini menekankan bahwa kesuksesan sejati bukan karena kemampuan, tetapi karena hidup sesuai dengan firman Allah. Daud juga menyemangati Salomo untuk kuat dan berani, mengingatkan bahwa Allah akan memampukan.
Latar belakang
Kunci Kesuksesan: Taat pada Taurat
Daud menasihati Salomo bahwa keberhasilan dalam membangun bait dan memimpin Israel bergantung pada ketaatan terhadap ketetapan dan hukum yang diberikan melalui Musa. Ini adalah panggilan untuk setia pada perjanjian, bukan sekadar strategi politik.
Di mana
Yerusalem
Di istana Daud, sebelum kematiannya
Kapan
~970 SM
Kerajaan Bersatu Israel
Yang berbicara
Daud
Raja Israel, ~70 tahun, ayah Salomo
Kepada
Salomo
Putra Daud, pewaris takhta, masih muda
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
תַּצְלִיחַ
tatsliakh · berhasil
berhasil, maju, makmur, terutama dalam konteks tujuan yang diinginkan
חֻקִּים
khukim · ketetapan
undang-undang atau ketetapan yang tertulis, sering merujuk pada hukum yang spesifik
חֲזַק
khazaq · kuat
menjadi kuat, teguh, berani; sering dalam konteks dorongan moral
Keberhasilan sejati bukan hanya usaha manusia, tetapi buah dari ketaatan pada firman Allah. Kata 'kuat' di sini bukan fisik, melainkan keteguhan hati untuk patuh.
Tahukah kamu
Frasa 'Jadilah kuat dan berani'
Frasa ini muncul beberapa kali dalam Alkitab, termasuk saat Yosua menggantikan Musa. Ini menunjukkan pola pemberian mandat kepemimpinan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 22:13
Yosua 1:8
Kunci keberhasilan
“Janganlah engkau lupa membicarakan kitab Taurat ini, tetapi renungkanlah itu siang dan malam, supaya engkau bertindak hati-hati sesuai dengan segala yang tertulis di dalamnya, sebab dengan demikian perjalananmu akan berhasil.”
Ulangan 31:6
Dorongan kuat teguh
“Kuatkan dan teguhkanlah hatimu, janganlah takut dan janganlah gemetar terhadap mereka, sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai engkau.”
1 Raja-raja 2:3
Nasihat serupa Daud
“Lakukanlah kewajibanmu dengan setia kepada TUHAN, Allahmu, dengan hidup mengikuti jalan-jalan-Nya dan tetap mengikuti segala ketetapan-Nya, perintah-perintah-Nya, peraturan-peraturan-Nya, dan peringatan-peringatan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 22:13
✕ Sering dikira
Keberhasilan di sini hanya berarti kekayaan dan kemakmuran materi.
✓ Yang sebenarnya
Konteksnya adalah keberhasilan dalam memimpin dan membangun bait, yang mencakup berkat Allah, tetapi terutama kesetiaan pada perjanjian.
✕ Sering dikira
Nasihat ini hanya untuk Salomo, bukan untuk kita.
✓ Yang sebenarnya
Meskipun ditujukan langsung kepada Salomo, prinsip ketaatan pada firman Allah berlaku bagi semua pemimpin dan orang percaya sepanjang zaman.
Renungan
Renungan Singkat 1 Tawarikh 22:13
Sebelum memulai proyek besar atau pekerjaan penting, kita perlu memeriksa hati dan ketaatan kita kepada firman Allah. Mintalah kekuatan dan keberanian dari Tuhan, bukan mengandalkan kekuatan sendiri. Hidup dalam ketaatan membuka jalan berkat dan kesuksesan yang Tuhan rancang.
Tuhan, berikan hamba kebijaksanaan untuk taat pada firman-Mu dan kekuatan untuk tetap berani dalam setiap tugas yang Kau percayakan. Amin.