Para Pembesar Curiga

1 Tawarikh 19:3

Daud dan Keturunan Amon

PerikopPeperangan Melawan Keturunan Amon dan Orang Aram · 1 Tawarikh 19:1-19 →
“Namun, pemuka-pemuka keturunan Amon berkata kepada Hanun, “Apakah menurut anggapanmu Daud hendak menghormati ayahmu karena dia mengirim penghibur kepadamu? Bukankah para pegawainya datang kepadamu untuk menyelidiki, mengintai, dan menghancurkan negeri ini?””

1 Tawarikh 19:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Tawarikh 19:3?

Para pemuka bani Amon mencurigai niat Daud dan mempengaruhi Hanun dengan tuduhan bahwa utusan Daud adalah mata-mata yang ingin menghancurkan negeri itu. Ini adalah contoh bagaimana kecurigaan dan prasangka dapat merusak hubungan baik dan memicu konflik.

Latar belakang

Kecurigaan Menjadi Fitnah

Para pemuka Amon meyakinkan Hanun bahwa Daud mengirim utusan bukan untuk berkabung, tetapi untuk memata-matai kelemahan negeri mereka. Mereka menolak niat baik Daud dan menuduhnya licik.

Di mana

Raba, Amon

Ruang takhta · setelah utusan tiba

Kapan

~990 SM

Kerajaan Bersatu

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Utusan Daud datang
Janggut dicukur
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Pemuka-pemuka Amon

Penasihat istana Hanun, ~990 SM

H

Kepada

Hanun

Raja baru Amon, ~20 tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חקר

chaqar · menyelidiki

meneliti, menyelidiki

הפך

hafakh · mengintai

membalik, menghancurkan

לכד

lakad · menghancurkan

menangkap, merebut

Kata kerja chaqar, hafakh, lakad berurutan menunjukkan aksi spionase yang agresif, tetapi ini tuduhan tanpa bukti.

Tahukah kamu

Mata-mata di Zaman Kuno

Mata-mata sering menyamar sebagai pedagang atau utusan. Kecurigaan semacam ini wajar, tetapi di sini tidak berdasar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Tawarikh 19:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Tawarikh 19:3

✕  Sering dikira

Menganggap tuduhan itu benar.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak mendukung tuduhan; itu hanya prasangka mereka.

✕  Sering dikira

Mengira Hanun tidak punya pilihan.

✓  Yang sebenarnya

Hanun bisa menolak nasihat jahat, tetapi ia memilih mempercayainya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Tawarikh 19:3

Jangan mudah percaya pada tuduhan negatif tanpa memeriksa kebenarannya. Sering kali, ketakutan dan prasangka membuat kita curiga terhadap niat baik orang lain. Kita perlu bersikap hati-hati dan mencari fakta sebelum mengambil kesimpulan.

Tuhan, berikan kami kebijaksanaan untuk tidak mudah terpengaruh oleh tuduhan tanpa dasar dan untuk selalu mengedepankan kasih dalam menilai sesama, Amin.