Keledai yang Hilang

1 Samuel 9:3

Saul Bertemu Samuel

PerikopSaul Mencari Keledai Ayahnya · 1 Samuel 9:1-27 →
“Kish, ayah Saul, kehilangan keledai-keledainya. Karena itu, Kish berkata kepada Saul, anaknya, “Bawalah seorang hamba bersamamu, dan pergilah mencari keledai-keledai itu.””

1 Samuel 9:3 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 9:3?

Kish, ayah Saul, kehilangan keledai-keledainya dan menyuruh Saul beserta seorang hamba untuk mencarinya. Ini menjadi titik awal perjalanan Saul yang tak terduga.

Latar belakang

Pencarian Keledai

Kish kehilangan keledai-keledainya, lalu meminta Saul membawa seorang hamba untuk mencarinya. Pencarian ini menjadi awal pertemuan Saul dengan Samuel.

Di mana

Gibea, rumah Kish

Di rumah Kish, memulai perjalanan

Kapan

~1050 SM

Zaman Hakim-hakim

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Saul diperkenalkan
Saul mencari keledai
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Narator alkitabiah, ~1000 SM

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang membaca kisah ini

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אָתוֹן

aton · keledai

keledai betina, kendaraan umum

אָבַד

avad · hilang

binasa, tersesat, hilang

בָּקַשׁ

baqash · cari

mencari, menuntut

'Avad' (hilang) dan 'baqash' (mencari) menjadi tema; pencarian keledai membawa Saul pada takdirnya. Tuhan menggunakan hal-hal sederhana untuk menuntun langkah kita.

Tahukah kamu

Keledai Bernilai Tinggi

Di zaman kuno, keledai adalah aset berharga untuk transportasi dan pertanian. Kehilangan keledai bisa menjadi masalah besar bagi keluarga.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 9:3

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 9:3

✕  Sering dikira

Pencarian keledai adalah kebetulan belaka.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan sedang bekerja di balik peristiwa biasa untuk mempertemukan Saul dan Samuel.

✕  Sering dikira

Kish ceroboh sehingga keledainya hilang.

✓  Yang sebenarnya

Kehilangan keledai adalah hal yang umum dan tidak menunjukkan kelalaian.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 9:3

Terkadang kehilangan atau masalah kecil bisa menjadi jalan Tuhan untuk memulai sesuatu yang besar. Jangan cepat frustrasi saat menghadapi kemunduran; Tuhan mungkin sedang mengarahkan langkahmu.

Tuhan, saat aku menghadapi kesulitan, tolong aku melihat rencana-Mu di baliknya. Amin.