Ziklag untuk Daud

1 Samuel 27:6

Daud bergabung dengan Filistin

PerikopDaud Tinggal Bersama Orang Filistin · 1 Samuel 27:1-7 →
“Pada hari itu, Akhis memberikan Ziklag kepadanya. Karena itu, Ziklag menjadi milik raja-raja Yehuda sampai hari ini.”

1 Samuel 27:6 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 27:6?

Akhis memberikan kota Ziklag kepada Daud, dan kota itu menjadi milik raja-raja Yehuda. Pemberian ini menunjukkan bahwa Tuhan memakai orang Filistin untuk menyediakan tempat yang aman bagi Daud, yang kelak menjadi bagian dari warisan Israel.

Latar belakang

Ziklag diberikan

Akhis mengabulkan permintaan Daud dan memberikan kota Ziklag kepadanya. Ziklag kemudian menjadi milik raja-raja Yehuda, menunjukkan pentingnya kota itu.

Di mana

Gat, kota Filistin

Gat, kota Filistin

Kapan

~1015 SM

Kerajaan Saul dan Daud

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Permintaan Daud
Serangan ke Amalek
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Samuel

Nabi/penulis sejarah, ~950 SM

P

Kepada

Pembaca Israel

Umat Tuhan yang mengenal sejarah mereka

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

צִקְלַג

Tsiqlag · Ziklag

Kota di Negeb, arti tidak pasti

נָתַן

natan · memberikan

Memberi, menyerahkan

לְאֹם

leom · milik

Bangsa, umat

Pemberian Ziklag bukan sekadar hadiah politik; ini menjadi tempat bersejarah bagi Yehuda. Kata 'natan' menunjukkan anugerah, tetapi juga bisa jadi jebakan.

Tahukah kamu

Ziklag jadi kota kerajaan

Ziklag masuk wilayah Yehuda dan kemudian menjadi kota untuk anak-anak Israel, seperti tercatat dalam Yosua 15:31.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 27:6

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 27:6

✕  Sering dikira

Mengira Ziklag adalah hadiah gratis tanpa risiko.

✓  Yang sebenarnya

Ziklag kemudian menjadi sasaran serangan Amalek, menunjukkan bahayanya.

✕  Sering dikira

Berpikir ini tanda Daud meninggalkan Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan tetap memakai Daud, bahkan di tengah situasi asing.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 27:6

Tuhan bisa memakai siapa saja, bahkan orang yang tidak kita duga, untuk menolong kita. Apa yang tampak sebagai 'jalan buntu' bisa menjadi 'jalan keluar' yang Tuhan sediakan. Bersyukurlah atas setiap berkat, sekecil apa pun, dan percayalah bahwa Tuhan mengatur segalanya.

Ya Tuhan, bukalah mataku untuk melihat kebaikan-Mu lewat orang-orang yang Engkau kirim, dan jadikan aku berkat bagi sesama. Amin.