Nabi Gad menyuruh Daud pulang

1 Samuel 22:5

Pembantaian di Nob

Nabi Gad berkata kepada Daud, “Jangan tinggal di benteng pertahanan itu. Pergi dan pulanglah ke tanah Yehuda.” Akhirnya, Daud pergi dan masuk ke hutan Keret.

1 Samuel 22:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 22:5?

Nabi Gad menasihati Daud untuk tidak tinggal di benteng pertahanan, melainkan pergi ke tanah Yehuda. Daud menuruti nasihat itu, menunjukkan bahwa ia mendengarkan suara Tuhan melalui para nabi dan taat pada petunjuk-Nya.

Latar belakang

Instruksi untuk Pindah

Nabi Gad datang kepada Daud dengan pesan dari Tuhan: jangan tinggal di benteng, tetapi pergi ke Yehuda. Daud menuruti dan pindah ke Hutan Keret.

Di mana

Di kubu pertahanan (mungkin di Moab)

Di tempat Daud berlindung

Kapan

~1010 SM

Daud sebelum menjadi raja

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Daud tinggal di Moab
Daud pindah ke Hutan Keret
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi Gad

Nabi yang setia kepada Daud

D

Kepada

Daud

Pemimpin pengungsi, calon raja

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

לֹא

lo · jangan

tidak, larangan

יָשַׁב

yashav · tinggal

duduk, berdiam

יָלַךְ

yalakh · pergi

berjalan, pergi

Perintah 'jangan tinggal' dan 'pergi' menunjukkan bahwa Daud harus terus bergerak mengikuti pimpinan Tuhan, bukan menetap terlalu lama di kenyamanan.

Tahukah kamu

Gad, Sahabat Daud

Gad kemudian menjadi salah satu pelihat Daud dan mencatat sejarahnya (1 Tawarikh 29:29).

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 22:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 22:5

✕  Sering dikira

Daud memilih tempat sendiri tanpa Tuhan

✓  Yang sebenarnya

Daud taat pada perintah Tuhan melalui nabi

✕  Sering dikira

Gad berbicara atas kemauan sendiri

✓  Yang sebenarnya

Gad menyampaikan firman Tuhan

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 22:5

Kita perlu peka terhadap nasihat dari orang-orang yang Tuhan tempatkan dalam hidup kita, terutama mereka yang memiliki otoritas rohani. Ketaatan pada pimpinan Tuhan dapat menyelamatkan kita dari rencana yang salah.

Tuhan, beri aku kerendahan hati untuk menerima teguran dan nasihat, serta keberanian untuk mengikutinya. Amin.