Syama juga dilewati

1 Samuel 16:9

Daud diurapi sebagai raja

Lalu, Isai menyuruh Syama berjalan, tetapi Samuel berkata, “TUHAN juga tidak memilih orang ini.”

1 Samuel 16:9 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 16:9?

Syama, anak ketiga Isai, juga ditolak oleh Samuel. Ayat ini menegaskan pola yang sama: Allah tidak memilih berdasarkan garis keturunan atau urutan. Tidak ada jaminan bahwa anak yang lebih muda atau lebih tua akan dipilih; semuanya bergantung pada keputusan Allah.

Latar belakang

Anak ketiga juga tidak dipilih

Isai menyuruh Syama, anak ketiganya, berjalan di depan Samuel. Samuel kembali mengatakan bahwa Tuhan tidak memilih Syama.

Di mana

Betlehem

Di rumah Isai, saat Syama berjalan di depan Samuel

Kapan

~1020 SM

Zaman Hakim-hakim / Awal Kerajaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Abinadab ditolak
Tujuh anak ditolak, Daud dipanggil
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Samuel

Nabi tua yang sedang mencari calon raja pengganti Saul

I

Kepada

Isai

Ayah Daud, orang Betlehem, keturunan Boas dan Rut

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

עָבַר

avar · menyuruh

menyuruh lewat, memajukan

גַּם

gam · juga

juga, bahkan

בָּחַר

bachar · memilih

memilih, memutuskan

Kata 'juga' menunjukkan pola: anak-anak Isai satu per satu ditolak, menegaskan bahwa pilihan Tuhan tidak didasarkan pada urutan atau penampilan.

Tahukah kamu

Syama sedikit dikenal

Syama disebut juga dalam 1 Samuel 17:13 sebagai salah satu kakak Daud yang ikut berperang melawan Goliat.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 16:9

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 16:9

✕  Sering dikira

Syama tidak dipilih karena dia tidak pandai atau tidak tampan.

✓  Yang sebenarnya

Teks tidak menyebut alasan; ini semata pilihan Tuhan.

✕  Sering dikira

Penolakan ini berarti Syama tidak berguna bagi Tuhan.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan tetap memakai Syama sebagai prajurit Daud; penolakan ini khusus untuk jabatan raja.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 16:9

Jangan pernah merasa rendah diri atau menganggap orang lain lebih layak hanya karena posisi atau pengalaman. Allah dapat memakai siapa saja sesuai dengan rencana-Nya. Miliki kerendahan hati untuk menerima pilihan Allah, baik bagi diri sendiri maupun orang lain.

Ya Bapa, tolong aku untuk berserah pada kehendak-Mu dalam setiap pilihan, baik yang kumengerti atau tidak. Amin.