Pengakuan Saul
1 Samuel 15:25
Penolakan atas Saul
“Karena itu, ampunilah dosaku dan kembalilah bersamaku supaya aku dapat sujud menyembah TUHAN.””1 Samuel 15:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka sekarang, ampunilah kiranya dosaku; kembalilah bersama-sama dengan aku, maka aku akan sujud menyembah kepada TUHAN."”1 Samuel 15:25 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi sekarang, aku mohon kepada Bapak, ampunilah dosaku dan kembalilah bersama-sama dengan aku ke Gilgal, supaya aku dapat beribadat kepada TUHAN."”1 Samuel 15:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Tetapi sekarang saya memohon dengan sangat, ampunilah dosa saya! Kembalilah bersama saya sehingga saya dapat menyembah TUHAN.””1 Samuel 15:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“Now therefore, I pray thee, pardon my sin, and turn again with me, that I may worship the LORD.”1 Samuel 15:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Samuel 15:25?
Saul mengakui dosanya karena tidak menaati perintah TUHAN dan mendengarkan perkataan Samuel. Dia juga mengaku bahwa ketakutannya kepada rakyat yang membuatnya melanggar perintah TUHAN. Pengakuan ini menunjukkan bahwa Saul menyadari kesalahannya, tetapi penyesalannya tidak sepenuhnya tulus karena ia lebih mementingkan kehormatan di depan manusia daripada pertobatan yang sungguh.
Latar belakang
Saul Menyesal, tetapi Terlambat
Saul mengakui dosanya, tetapi alasannya adalah takut kepada rakyat, bukan sungguh-sungguh menyesal. Ia memohon ampun dan meminta Samuel kembali untuk beribadah bersama, tetapi Samuel telah menyatakan penghakiman TUHAN.
Di mana
Gilgal
Di perkemahan, siang hari
Kapan
~1020 SM
Zaman Hakim-hakim / Awal Kerajaan
Yang berbicara
Saul
Raja Israel pertama, ~40 tahun, karismatik namun takut akan manusia.
Kepada
Samuel
Nabi dan hakim Israel, tua, setia kepada TUHAN.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָטָא
khata' · berdosa
meleset dari sasaran, gagal memenuhi standar Allah
עָבַר
avar · melanggar
menyeberang, melewati batas, tidak menaati
יָרֵא
yare' · takut
takut, hormat, cemas
Saul mengaku dosa, tetapi motivasinya adalah ketakutan kepada manusia, bukan pertobatan sejati kepada Allah. Kata 'takut' menunjukkan akar masalahnya: ia lebih takut kepada rakyat daripada kepada TUHAN.
Tahukah kamu
Ujung Jubah yang Robek
Permintaan Saul untuk 'kembali' mungkin terkait dengan ritual ibadah yang dipimpin nabi, tetapi Samuel tahu bahwa ketaatan lebih penting daripada ritual.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 15:25
Amsal 29:25
akar masalah
“Takut kepada manusia adalah jerat, tetapi siapa percaya kepada TUHAN, dilindungi.”
1 Yohanes 1:9
pengakuan dosa
“Jika kita mengaku dosa, Ia setia dan adil untuk mengampuni...”
Keluaran 10:16
penyesalan palsu
“Segera Firaun memanggil Musa dan Harun serta berkata, 'Aku telah berdosa...'”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Samuel 15:25
✕ Sering dikira
Saul sungguh-sungguh bertobat dan Tuhan pasti mengampuninya.
✓ Yang sebenarnya
Pengakuan Saul dangkal karena ia lebih takut pada manusia, bukan pada Allah; konsekuensi tetap berlaku.
✕ Sering dikira
Permintaan ampun Saul menunjukkan bahwa ia bisa dibujuk.
✓ Yang sebenarnya
Samuel tetap tegas karena TUHAN menolak Saul sebagai raja.
Renungan
Renungan Singkat 1 Samuel 15:25
Sering kali kita lebih takut kepada pendapat orang lain daripada takut kepada Tuhan. Pengakuan dosa yang sejati harus disertai dengan kerendahan hati dan kesediaan untuk berubah, bukan sekadar basa-basi atau mencari pembenaran.
Tuhan, ampunilah aku karena sering kali aku lebih takut kepada manusia daripada kepada-Mu. Ajarilah aku untuk bertobat dengan tulus dan taat kepada-Mu. Amin.