Yonatan Tertunjuk

1 Samuel 14:42

Kemenangan dan Kutukan

Saul berkata, “Buanglah undi antara aku dan Yonatan, anakku.” Lalu, didapatilah Yonatan.

1 Samuel 14:42 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Samuel 14:42?

Saul mengundi antara dia dan Yonatan, dan hasilnya menunjuk Yonatan. Ini adalah cara Allah untuk mengungkapkan bahwa Yonatanlah yang telah melanggar sumpah ayahnya. Saul kemudian menanyakan kepada Yonatan apa yang telah ia lakukan.

Latar belakang

Undi Menjatuhkan Yonatan

Setelah memisahkan diri dari rakyat, Saul dan Yonatan diundi, dan undi jatuh pada Yonatan. Ini menegaskan bahwa dosa ada pada Yonatan, meskipun ia tidak tahu tentang sumpah ayahnya.

Di mana

Mikhmas

Di medan perang, setelah pertempuran

Kapan

~1010 SM

Zaman Hakim-hakim dan Raja Saul

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Doa Saul untuk undi
Yonatan mengaku memakan madu
Kamu di sini
S

Yang berbicara

Saul

Raja Israel pertama, yang sedang mengadili

Y

Kepada

Yonatan

Putra Saul, pahlawan perang

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

נָתַן

natan · buanglah

memberi, menempatkan

גּוֹרָל

goral · undi

undi, bagian

לָכַד

lakad · didapatilah

menangkap, merebut

Undi menunjukkan bahwa Yonatan 'tertangkap' oleh kesalahan yang tidak disengaja, menekankan konsekuensi dari sumpah yang gegabah.

Tahukah kamu

Undi yang Menentukan

Dalam kebudayaan Israel kuno, undi sering digunakan untuk menentukan kehendak Allah, dan hasilnya dianggap mutlak.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Samuel 14:42

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Samuel 14:42

✕  Sering dikira

Allah secara langsung menghukum Yonatan karena dosa.

✓  Yang sebenarnya

Konsekuensi dari sumpah Saul yang tidak dipikirkan membuat Yonatan terkena akibat, bukan karena dosa yang disengaja.

✕  Sering dikira

Undi selalu menunjukkan kebenaran mutlak.

✓  Yang sebenarnya

Undi dapat digunakan secara salah jika hati tidak tulus, seperti yang terjadi pada Saul.

Renungan

Renungan Singkat 1 Samuel 14:42

Ketika kesalahan terbongkar, kita harus berani mengakuinya dan bertanggung jawab. Yonatan tidak menyangkal, ia terus terang menjelaskan apa yang terjadi. Integritas seperti ini penting dalam hidup.

Tuhan, jadikanlah kami pribadi yang jujur dan berani bertanggung jawab, bahkan saat kami salah. Amin.