Bait suci menjadi reruntuhan
1 Raja-raja 9:8
Perjanjian dan Peringatan
“Bait ini akan menjadi reruntuhan dan setiap orang yang melewatinya akan tercengang, mengejek, dan bertanya, ‘Mengapa TUHAN melakukan yang demikian kepada tanah ini dan kepada bait ini?’”1 Raja-raja 9:8 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Dan rumah ini akan menjadi reruntuhan, sehingga setiap orang yang lewat akan tertegun, bersuit, dan berkata: Apakah sebabnya TUHAN berbuat yang demikian kepada negeri ini dan kepada rumah ini?”1 Raja-raja 9:8 · TB
Terjemahan Baru
“Rumah ibadat ini akan menjadi suatu timbunan puing sehingga setiap orang yang lewat di situ akan terkejut dan ngeri. Mereka akan berkata, 'Mengapa TUHAN berbuat begitu terhadap negeri dan rumah ini?'”1 Raja-raja 9:8 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Rumah ini akan hancur hingga setiap orang yang melewatinya akan terheran-heran serta merasa ngeri dan bertanya-tanya, ‘Mengapa TUHAN sampai berbuat demikian terhadap negeri ini dan rumah ini?’”1 Raja-raja 9:8 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And at this house, which is high, every one that passeth by it shall be astonished, and shall hiss; and they shall say, Why hath the LORD done thus unto this land, and to this house?”1 Raja-raja 9:8 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 9:8?
Ayat ini menggambarkan bahwa jika bangsa Israel tidak setia, bait suci yang megah akan menjadi reruntuhan, dan orang-orang yang melewatinya akan bertanya-tanya mengapa Tuhan melakukan hal itu. Jawabannya adalah karena mereka telah meninggalkan Tuhan.
Latar belakang
Bait suci menjadi tontonan
TUHAN melanjutkan peringatan-Nya: jika Israel meninggalkan-Nya, bait suci akan menjadi reruntuhan. Orang-orang yang melewatinya akan tercengang dan mengejek, bertanya mengapa TUHAN melakukan hal yang demikian. Ini menjadi kiasan dan sindiran bagi semua bangsa.
Di mana
Yerusalem
Dalam penglihatan, mungkin di bait suci
Kapan
~950 SM
Kerajaan Israel Bersatu
Yang berbicara
TUHAN
Allah Israel, yang berbicara langsung kepada Salomo
Kepada
Salomo
Raja Israel, anak Daud, terkenal akan hikmatnya
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חרבה
chorbah · reruntuhan
tumpukan batu, kehancuran, reruntuhan
שׁמם
shamem · tercengang
terpana, tertegun, kaget
שׁרק
sharaq · mengejek
bersiul, mendesis (tanda ejekan)
Ketiga kata ini melukiskan gambaran yang menghancurkan: bait suci yang megah menjadi 'reruntuhan', orang-orang 'tercengang' melihat kehancuran itu, dan mereka 'mengejek' dengan bersiul. Ini menunjukkan bahwa ketika umat Tuhan meninggalkan-Nya, kemuliaan mereka menjadi aib di mata bangsa-bangsa.
Tahukah kamu
Mengarungi reruntuhan
Menurut tradisi, setelah kehancuran tahun 70 M, orang-orang Yahudi sengaja meninggalkan sebagian Tembok Barat berdiri sebagai tanda kesedihan dan pengharapan akan pemulihan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 9:8
Ratapan 2:15
ejekan bagi Yehuda
“Semua orang yang lewat bertepuk tangan karena engkau, mereka bersiul dan menggelengkan kepala.”
Mikha 3:12
nubuat kehancuran
“Sebab itu oleh karena kamu, Sion akan dibajak seperti ladang.”
Yeremia 26:18
kota menjadi reruntuhan
“Sion akan menjadi ladang yang dibajak dan Yerusalem akan menjadi timbunan puing.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 9:8
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti bahwa jika kita gagal, Tuhan langsung menghancurkan segala yang kita bangun.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini adalah peringatan jangka panjang bagi bangsa Israel, bukan ancaman langsung kepada individu; Tuhan sabar dan memberi kesempatan untuk bertobat.
✕ Sering dikira
Ejekan orang-orang menunjukkan bahwa Tuhan tidak peduli pada umat-Nya.
✓ Yang sebenarnya
Ejekan adalah akibat dari dosa umat, bukan tanda bahwa Tuhan tidak peduli; justru Tuhan meratapi kehancuran mereka (lihat Yesaya 1).
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 9:8
Hal-hal yang kita anggap suci bisa menjadi sia-sia jika kita tidak hidup benar di hadapan Tuhan. Marilah kita menjaga integritas iman kita, agar hidup kita tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain.
Ya Tuhan, mampukanlah aku hidup setia, sehingga namamu dipermuliakan melalui hidupku. Amin.