Pengakuan Dosa di Pembuangan
1 Raja-raja 8:46
Doa Penahbisan Bait Suci
PerikopSalomo Memindahkan Tabut Perjanjian ke Bait TUHAN · 1 Raja-raja 8:1-66 →“Jika mereka berdosa kepada-Mu, -- karena tidak ada manusia yang tidak berdosa -- dan Engkau murka kepada mereka dengan menyerahkan mereka kepada musuh sehingga mereka dibawa sebagai tawanan ke negeri musuh yang jauh atau dekat”1 Raja-raja 8:46 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Apabila mereka berdosa kepada-Mu- -karena tidak ada manusia yang tidak berdosa--dan Engkau murka kepada mereka dan menyerahkan mereka kepada musuh, sehingga mereka diangkut tertawan ke negeri musuh yang jauh atau yang dekat,”1 Raja-raja 8:46 · TB
Terjemahan Baru
“Apabila umat-Mu berdosa kepada-Mu--sesungguhnya tidak ada seorang pun yang tidak berdosa--lalu karena kemarahan-Mu Kaubiarkan mereka dikalahkan oleh musuh, dan dibawa sebagai tawanan ke suatu negeri yang jauh atau dekat,”1 Raja-raja 8:46 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
““Suatu hari nanti, tentu umat-Mu akan berdosa terhadap Engkau, karena memang tidak ada manusia yang tak berdosa. Ketika itu terjadi, Engkau akan marah dan menyerahkan umat-Mu untuk ditawan ke negeri musuh, baik yang dekat maupun yang jauh.”1 Raja-raja 8:46 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“If they sin against thee, (for there is no man that sinneth not,) and thou be angry with them, and deliver them to the enemy, so that they carry them away captives unto the land of the enemy, far or near;”1 Raja-raja 8:46 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 8:46?
Salomo mengakui bahwa tidak ada manusia yang tidak berdosa; jika Israel berdosa dan ditawan karena murka Tuhan, mereka bisa berbalik dan memohon belas kasihan-Nya.
Latar belakang
Potensi Dosa dan Pembuangan
Salomo menyadari bahwa umat Israel bisa berdosa dan dihukum dengan dibuang ke negeri musuh. Ayat ini menjadi bagian dari doa yang mengantisipasi skenario terburuk, menunjukkan realisme dan kerendahan hati.
Di mana
Yerusalem
Di depan mazbah, dalam doa penahbisan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu
Yang berbicara
Salomo
Raja Israel, ~40 tahun, terkenal bijaksana, sedang menahbiskan Bait Suci.
Kepada
TUHAN
Allah Israel, yang hadir dalam awan kemuliaan di Bait Suci.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
חָטָא
khata · berdosa
meleset dari sasaran, gagal memenuhi standar Allah
אָנַף
anaf · murka
menyala marah, kemarahan yang membara
שָׁבָה
shavah · tawanan
membawa pergi sebagai tawanan, menawan
Ketiga kata ini membentuk urutan: dosa (meleset) memicu murka Allah, dan murka-Nya berujung pada pembuangan. Namun, dalam konteks doa Salomo, ada harapan: pengakuan dosa akan mengubah murka menjadi belas kasihan.
Tahukah kamu
Tidak Ada Manusia yang Tidak Berdosa
Frasa 'tidak ada manusia yang tidak berdosa' menjadi dasar doktrin dosa universal dalam Yudaisme dan Kristen, sering dikutip dalam teologi.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 8:46
Ulangan 30:1-2
pola pengakuan
“Apabila segala perkara ini terjadi atasmu, berkat dan kutuk, dan engkau menyadarinya... lalu engkau berbalik kepada TUHAN, Allahmu”
Mazmur 130:3-4
dosa dan ampunan
“Jika Engkau mengingat-ingat kesalahan, TUHAN, siapakah yang tahan berdiri? Tetapi pada-Mu ada pengampunan”
Roma 3:23
universalitas dosa
“Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 8:46
✕ Sering dikira
Ayat ini mengajarkan bahwa orang benar tidak akan pernah berdosa.
✓ Yang sebenarnya
Salomo justru berkata 'tidak ada manusia yang tidak berdosa', menegaskan universalitas dosa.
✕ Sering dikira
Pembuangan adalah akhir dari hubungan umat dengan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Doa Salomo menunjukkan bahwa pembuangan bukan akhir; ada jalan pemulihan melalui pertobatan.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 8:46
Pengakuan akan kelemahan kita bukanlah tanda kegagalan, melainkan awal pemulihan. Jangan takut mengaku dosa kepada Tuhan, karena kasih-Nya lebih besar dari murka-Nya.
Tuhan, ampunilah dosa-dosa kami dan pulihkan kami ketika kami berbalik kepada-Mu dengan rendah hati. Amin.