Selesai dan menyimpan barang kudus
1 Raja-raja 7:51
Kemegahan Bait Suci Salomo
PerikopIstana Salomo · 1 Raja-raja 7:1-51 →“Semua pekerjaan yang dilakukan oleh Raja Salomo untuk bait TUHAN telah selesai. Lalu, Salomo memasukkan barang-barang yang telah dikuduskan Daud, ayahnya, yaitu perak, emas, dan barang-barang itu, lalu meletakkannya di dalam perbendaharaan bait TUHAN.”1 Raja-raja 7:51 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka genaplah segala pekerjaan yang dilakukan Salomo di rumah TUHAN itu. Kemudian Salomo memasukkan barang-barang kudus Daud, ayahnya, dan menaruh perak, emas dan barang- barang itu dalam perbendaharaan rumah TUHAN.”1 Raja-raja 7:51 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah Raja Salomo selesai membangun Rumah TUHAN, ia menyimpan di dalam gudang-gudang rumah itu semua perak, emas, dan barang-barang lain yang telah dipersembahkan oleh Daud ayahnya kepada TUHAN.”1 Raja-raja 7:51 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Setelah Salomo selesai membangun rumah TUHAN, dia menaruh di sana semua harta yang sudah dikhususkan oleh Daud, ayahnya, sebagai persembahan bagi TUHAN. Ada yang dari emas, dari perak, juga berbagai benda berharga lainnya. Semua itu diletakkan dalam ruang-ruang penyimpanan di rumah TUHAN.”1 Raja-raja 7:51 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“So was ended all the work that king Solomon made for the house of the LORD. And Solomon brought in the things which David his father had dedicated; even the silver, and the gold, and the vessels, did he put among the treasures of the house of the LORD.”1 Raja-raja 7:51 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 7:51?
Ayat ini menutup pekerjaan Salomo, semuanya selesai. Ia membawa persembahan Daud ke perbendaharaan Bait Suci. Ini menandakan kesinambungan iman dari ayah ke anak dan pemindahan berkat untuk digunakan dalam ibadah.
Latar belakang
Penyelesaian Bait Suci dan Penyerahan Persembahan Daud
Setelah semua pekerjaan selesai, Salomo membawa barang-barang yang telah dikuduskan oleh Daud ke dalam perbendaharaan Bait Suci. Ini menunjukkan kesinambungan antara rencana Daud dan pelaksanaan Salomo.
Di mana
Yerusalem
Halaman Bait Suci dan area perbendaharaan
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu Israel
Yang berbicara
Penulis 1 Raja-raja
Narator sejarah Kerajaan Israel, ~abad 6 SM
Kepada
Pembaca Alkitab
Orang yang ingin memahami sejarah Israel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלֵם
shalem · selesai
lengkap, utuh, sejahtera
קָדַשׁ
qadash · kuduskan
menguduskan, memisahkan untuk Tuhan
אוֹצָר
otsar · perbendaharaan
gudang, tempat menyimpan harta
Kata 'shalem' (selesai) berakhiran dengan akar 'shalom' (damai), menunjukkan bahwa penyelesaian Bait Suci membawa damai. 'Qadash' dan 'otsar' mengingatkan bahwa harta yang dikuduskan adalah investasi rohani, bukan sekadar tabungan duniawi.
Tahukah kamu
Perbendaharaan Bait Suci
Barang-barang kudus ini mungkin termasuk emas dan perak rampasan perang yang didedikasikan Daud. Perbendaharaan Bait Suci menjadi pusat kekayaan dan sejarah rohani Israel.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 7:51
1 Tawarikh 29:3
Persembahan Daud
“...dan juga aku memberikan untuk Bait Allahku emas dan perak...”
2 Tawarikh 5:1
Selesai dibangun
“Demikianlah selesai segala pekerjaan yang dilakukan Salomo untuk rumah TUHAN.”
Maleakhi 3:10
Perbendaharaan rumah
“...masukkanlah seluruh persembahan persepuluhan itu ke dalam rumah perbendaharaan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 7:51
✕ Sering dikira
Menganggap barang-barang ini hanya untuk kepentingan ekonomi.
✓ Yang sebenarnya
Barang-barang ini dipersembahkan untuk kemuliaan Allah dan perayaan ibadah.
✕ Sering dikira
Mengira Bait Suci selesai tanpa campur tangan Daud.
✓ Yang sebenarnya
Daud telah menyiapkan banyak bahan dan harta, yang kemudian digunakan oleh Salomo.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 7:51
Apa yang kita warisi secara rohani harus diteruskan dan dipakai untuk kemuliaan Tuhan. Pastikan kita menghargai dan melanjutkan iman yang diwariskan orang tua atau mentor kita.
Tuhan, terima kasih untuk warisan iman dari orang-orang sebelumku. Pakai aku untuk meneruskannya kepada generasi berikutnya. Amin.