Pekerjaan Istana Selesai
2 Tawarikh 5:1
Tabut Masuk ke Bait Suci
“Seluruh pekerjaan yang Salomo lakukan untuk bait TUHAN telah selesai. Salomo memasukkan barang-barang yang dikuduskan oleh Daud, ayahnya, yaitu perak, emas, dan semua peralatan itu, dan meletakkannya di dalam perbendaharaan bait Allah.”2 Tawarikh 5:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Maka selesailah segala pekerjaan yang dilakukan Salomo untuk rumah TUHAN itu. Kemudian Salomo memasukkan barang-barang kudus Daud, ayahnya, dan menaruh perak, emas dan barang-barang itu dalam perbendaharaan rumah Allah.”2 Tawarikh 5:1 · TB
Terjemahan Baru
“Setelah Raja Salomo selesai membangun Rumah TUHAN itu, ia menyimpan di dalam gudang-gudang Rumah itu semua perak, emas, dan barang-barang lain yang telah dipersembahkan oleh Daud ayahnya kepada TUHAN.”2 Tawarikh 5:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thus all the work that Solomon made for the house of the LORD was finished: and Solomon brought in all the things that David his father had dedicated; and the silver, and the gold, and all the instruments, put he among the treasures of the house of God.”2 Tawarikh 5:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 2 Tawarikh 5:1?
Ayat ini menceritakan bahwa Salomo menyelesaikan pembangunan bait Allah dan membawa barang-barang kudus yang dikhususkan oleh Daud, ayahnya, ke dalam perbendaharaan bait Allah. Ini menandakan bahwa pekerjaan besar selesai dan warisan rohani Daud dihormati.
Latar belakang
Pekerjaan Bait Suci Selesai
Seluruh pekerjaan yang Salomo lakukan untuk bait TUHAN telah selesai. Salomo membawa barang-barang yang telah dikuduskan oleh Daud, ayahnya, lalu meletakkannya di perbendaharaan bait Allah.
Di mana
Yerusalem
Di depan Bait Suci yang baru selesai
Kapan
~950 SM
Kerajaan Bersatu: Israel
Yang berbicara
Penulis 2 Tawarikh
Sejarawan imam, menyusun sejarah umat Allah
Kepada
Pembaca Alkitab
Orang yang ingin mengenal karya Tuhan
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
שָׁלַם
shalam · selesai
menjadi lengkap, sempurna, atau damai
בַּיִת
bayit · bait
rumah, tempat tinggal
קָדַשׁ
qadash · dikuduskan
menjadi kudus, memisahkan untuk tujuan Allah
Kata-kata ini menekankan bahwa pekerjaan yang selesai bukan sekadar akhir proyek, tetapi membawa keadaan damai/utuh. Bait adalah rumah bagi Allah, dan barang-barang yang dikuduskan adalah milik-Nya yang terpisah.
Tahukah kamu
Penyimpanan harta
Barang-barang yang dikuduskan Daud mungkin termasuk rampasan perang yang dikhususkan untuk Tuhan. Perbendaharaan Bait Suci menjadi pusat kekayaan dan simbol ibadah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 2 Tawarikh 5:1
1 Raja-raja 7:51
Ayat paralel
“Maka selesailah segala pekerjaan yang dilakukan Salomo untuk rumah TUHAN. Lalu Salomo membawa masuk barang-barang yang dikuduskan Daud, ayahnya, yakni perak, emas, dan perkakas-perkakas itu, dan menaruhnya di perbendaharaan rumah TUHAN.”
Ibrani 3:3-4
Kristus membangun rumah
“Namun, Ia layak menerima kemuliaan yang lebih besar daripada Musa, sebagaimana pembangun rumah lebih dihormati daripada rumah itu. Sebab setiap rumah dibangun oleh seseorang, tetapi yang membangun segala sesuatu adalah Allah.”
Mazmur 127:1
Bangunan hanya dari Tuhan
“Jika TUHAN tidak membangun rumah, sia-sialah usaha tukang bangunan.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 2 Tawarikh 5:1
✕ Sering dikira
Berpikir bahwa penyelesaian Bait Suci adalah prestasi Salomo semata.
✓ Yang sebenarnya
Teks menekankan bahwa TUHAN yang memampukan, dan Salomo melanjutkan rencana Daud.
✕ Sering dikira
Menganggap barang-barang kudus hanya berharga materi.
✓ Yang sebenarnya
Barang-barang itu dikuduskan, artinya dipisahkan untuk ibadah, bukan sekadar harta.
Renungan
Renungan Singkat 2 Tawarikh 5:1
Setiap pekerjaan baik yang kita selesaikan adalah hasil dari kerja keras dan dukungan orang lain. Mari kita hargai kontribusi orang-orang sebelum kita dan pastikan hasil karya kita menghormati Tuhan serta menginspirasi generasi berikutnya.
Tuhan, terima kasih atas kesempatan untuk menyelesaikan pekerjaan yang Engkau percayakan. Ajari kami untuk menghargai warisan iman dari orang-orang yang telah mendahului kami. Amin.