Nabi menyamar menunggu raja

1 Raja-raja 20:38

Kemenangan dan Kemurahan yang Keliru

PerikopSeorang Nabi Menyindir Ahab · 1 Raja-raja 20:35-43 →
“Lalu, nabi itu pergi dan berdiri menunggu raja di jalan. Sementara itu, dia menyamar dengan sebuah perban pada matanya.”

1 Raja-raja 20:38 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 20:38?

Nabi itu berdiri di jalan menunggu raja dengan menyamarkan dirinya menggunakan perban di mata, sebagai bagian dari skenario yang dirancang untuk menyampaikan pesan Tuhan kepada Raja Ahab.

Latar belakang

Penyamaran Nabi

Nabi itu menutup matanya dengan perban agar tidak dikenali, lalu berdiri di jalan menunggu raja lewat. Dia ingin menyampaikan teguran Tuhan melalui sebuah cerita perumpamaan yang melibatkan dirinya sendiri.

Di mana

Jalan di dekat Samaria

Di jalan, menunggu raja lewat, siang hari

Kapan

~853 SM

Kerajaan Terbagi

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Nabi terluka
Perumpamaan kepada raja
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi yang sama

Nabi yang menyamar sebagai prajurit terluka untuk menyampaikan pesan Tuhan.

R

Kepada

Raja Ahab

Raja Israel, sedang dalam perjalanan pulang ke istana.

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

הָלַךְ

halakh · Pergi

Berjalan, pergi, atau bergerak.

עָמַד

amad · Berdiri

Berdiri tegak di suatu tempat, menunggu.

חָפָא

khafa · Menyamar

Menutupi diri, menyembunyikan identitas.

Penyamaran nabi menunjukkan bahwa pesan Tuhan sering datang lewat cara yang tidak terduga, dan kita perlu peka.

Tahukah kamu

Perban di Mata

Perban di mata mungkin membuatnya terlihat seperti prajurit yang terluka dalam perang, sehingga raja tidak curiga.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 20:38

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 20:38

✕  Sering dikira

Nabi itu berbohong kepada raja, jadi kebohongan diperbolehkan.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah perumpamaan yang disengaja, bukan kebohongan; tujuannya menyampaikan kebenaran.

✕  Sering dikira

Menyamar adalah tindakan yang tidak jujur dan berdosa.

✓  Yang sebenarnya

Dalam konteks ini, penyamaran adalah alat untuk menyampaikan pesan Tuhan, bukan untuk menipu secara jahat.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 20:38

Terkadang Tuhan menggunakan cara yang tidak terduga untuk menegur kita. Kita perlu peka terhadap teguran dari siapa pun, karena bisa jadi itu adalah suara Tuhan.

Ya Allah, bukalah mataku untuk mengenali teguran-Mu dalam berbagai bentuk, dan berikan kerendahan hati untuk menerimanya. Amin.