Tidur dan Malaikat Datang

1 Raja-raja 19:5

Elia Melarikan Diri dan Bertemu Tuhan

Dia berbaring dan tertidur di bawah pohon arar itu. Kemudian, seorang malaikat tampak dan menyentuhnya dan berkata kepadanya, “Bangunlah dan makanlah!”

1 Raja-raja 19:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 19:5?

Setelah Elia tertidur, seorang malaikat menyentuhnya dan menyuruhnya bangun dan makan. Ini menunjukkan perhatian Tuhan yang lembut dalam menyediakan kebutuhan fisik di tengah kelemahan.

Latar belakang

Sentuhan Malaikat

Elia berbaring dan tertidur. Seorang malaikat menyentuhnya dan menyuruhnya bangun dan makan, menunjukkan perhatian Tuhan pada kebutuhan fisik Elia.

Di mana

Padang gurun dekat Bersyeba

Di bawah pohon arar, Elia tertidur

Kapan

~850 SM

Zaman Kerajaan Terpecah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Elia meminta mati
Makanan dari Tuhan
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Penulis 1 Raja-raja

Sejarawan Israel yang mencatat kisah para raja dan nabi

P

Kepada

Pembaca kitab

Umat Tuhan yang membaca sejarah bangsa Israel

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

מַלְאָךְ

mal'akh · malaikat

utusan, pembawa pesan

נָגַע

naga · menyentuh

menyentuh, menjamah

קוּם

qum · bangunlah

berdiri, bangkit

Malaikat tidak hanya memberi pesan, tetapi menyentuh dan membangunkan Elia—Tuhan peduli pada kelemahan fisik dan mental kita.

Tahukah kamu

Malaikat dalam Alkitab

Kata 'malaikat' berarti 'utusan', dan kadang muncul sebagai manusia biasa, seperti di sini.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 19:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 19:5

✕  Sering dikira

Malaikat ini adalah Tuhan sendiri.

✓  Yang sebenarnya

Ini adalah malaikat, bukan Tuhan, karena hanya menyampaikan perintah.

✕  Sering dikira

Elia hanya butuh tidur dan makanan.

✓  Yang sebenarnya

Tuhan merespons keputusasaan Elia, bukan hanya kebutuhan fisik.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 19:5

Tuhan peduli pada kebutuhan fisik kita, bukan hanya rohani. Saat lelah dan putus asa, istirahat dan makanan yang cukup bisa menjadi cara Tuhan memulihkan kita.

Tuhan, terima kasih karena Engkau memperhatikan kebutuhan fisikku. Ajari aku untuk beristirahat dan memulihkan diri di dalam-Mu. Amin.