Membasahi Mezbah
1 Raja-raja 18:34
Elia di Gunung Karmel
PerikopElia Menantang Nabi-Nabi Baal · 1 Raja-raja 18:16-40 →“Kemudian, dia berkata, “Penuhilah empat tempayan dengan air dan tuanglah ke atas kurban bakaran di atas kayu bakar itu.” Dia berkata, “Ulangilah lagi,” dan mereka mengulanginya. Dia berkata lagi, “Lakukanlah untuk yang ketiga kalinya,” dan mereka melakukannya untuk ketiga kalinya.”1 Raja-raja 18:34 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sesudah itu ia berkata: "Penuhilah empat buyung dengan air, dan tuangkan ke atas korban bakaran dan ke atas kayu api itu!" Kemudian katanya: "Buatlah begitu untuk kedua kalinya!" Dan mereka berbuat begitu untuk kedua kalinya. Kemudian katanya: "Buatlah begitu untuk ketiga kalinya!" Dan mereka berbuat begitu untuk ketiga kalinya,”1 Raja-raja 18:34 · TB
Terjemahan Baru
“ia berkata, "Sekali lagi," lalu mereka melakukannya. "Satu kali lagi," kata Elia, dan mereka melakukannya pula.”1 Raja-raja 18:34 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Lalu katanya lagi, “Lakukanlah hal yang sama, sekali lagi.” Orang-orang pun menyiram untuk kedua kalinya. Elia berkata, “Lakukanlah sekali lagi.” Maka mereka menyiram untuk ketiga kalinya.”1 Raja-raja 18:34 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And he said, Do it the second time. And they did it the second time. And he said, Do it the third time. And they did it the third time.”1 Raja-raja 18:34 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 18:34?
Elia memerintahkan untuk menuang air ke atas kurban dan kayu itu, bahkan tiga kali, hingga parit penuh. Ini adalah tindakan yang tampak kontradiktif—membasahi persembahan yang seharusnya kering untuk dibakar—tetapi justru menunjukkan iman yang radikal, bahwa Tuhan sanggup menjawab bahkan dalam keadaan mustahil.
Latar belakang
Air Mengalir di Sekeliling Mezbah
Setelah mempersiapkan mezbah dan kurban, Elia memerintahkan rakyat untuk menuangkan air ke atas kurban sebanyak tiga kali, sampai air memenuhi parit. Ini terjadi di hadapan semua orang, menunjukkan iman Elia kepada Tuhan yang akan menjawab dengan api.
Di mana
Gunung Karmel
Di kaki gunung, dekat mezbah yang baru dibangun
Kapan
~870 SM
Zaman Kerajaan Terpecah
Yang berbicara
Elia
Nabi Tuhan, pemberani, ~60 tahun
Kepada
Orang Israel
Rakyat yang menyaksikan di Gunung Karmel
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
כַּד
kad · tempayan
bejana besar dari tanah liat untuk menyimpan air atau gandum
שָׁפַךְ
shafakh · tuang
mencurahkan dengan deras
מַיִם
mayim · air
zat cair, simbol kehidupan atau pembersihan
Ketiga kata ini menunjukkan tindakan yang berlebihan dan disengaja: menuang banyak air sampai melimpah, menekankan bahwa hanya mukjizat Tuhan yang bisa membakar kurban yang basah kuyup.
Tahukah kamu
Dua Sukat Benih
Parit di sekitar mezbah itu cukup besar untuk menampung dua sukat benih, kira-kira 14 liter, menunjukkan banyaknya air yang digunakan untuk membasahi kurban.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 18:34
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 18:34
✕ Sering dikira
Elia meminta air karena ragu atau sebagai ujian
✓ Yang sebenarnya
Tujuannya adalah untuk membuat pembakaran tampak mustahil secara alami.
✕ Sering dikira
Air itu dimaksudkan untuk memadamkan api
✓ Yang sebenarnya
Air justru membuat kurban tidak mudah terbakar, sehingga api dari Tuhan semakin nyata.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 18:34
Kadang Tuhan meminta kita melakukan hal yang tampaknya tidak masuk akal, seperti 'menuang air' di tengah kekeringan. Namun, ketaatan pada hal-hal yang tampak mustahil justru membuka pintu bagi kuasa Tuhan yang dahsyat.
Bapa, beri aku keberanian untuk taat pada panggilan-Mu, bahkan saat itu terlihat mustahil, dan percaya bahwa Engkau sanggup campur tangan. Amin.