Menunggangi Keledai Menuju Mayat

1 Raja-raja 13:27

Nabi yang Tidak Menurut dan Akibatnya

PerikopAllah Berbicara Melawan Betel · 1 Raja-raja 13:1-34 →
“Dia berbicara kepada anak-anak laki-lakinya, katanya, “Pasanglah pelana keledai untukku,” dan mereka memasangnya.”

1 Raja-raja 13:27 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Raja-raja 13:27?

Setelah mendengar kabar itu, nabi tua memerintahkan anak-anaknya untuk menyiapkan keledai agar ia dapat pergi ke tempat mayat itu tergeletak. Ini menunjukkan bahwa ia ingin memastikan sendiri dan kemudian mengambil tindakan untuk menguburkan abdi Allah tersebut.

Latar belakang

Nabi Tua Menyiapkan Keledai untuk Menjemput Mayat

Nabi tua meminta anak-anaknya memasang pelana keledai baginya. Setelah siap, ia pergi ke tempat mayat tergeletak untuk mengambil dan menguburkannya.

Di mana

Betel

Di rumah nabi tua, lalu ke jalan tempat mayat tergeletak

Kapan

~930 SM

Kerajaan Terbelah

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Mendengar kabar kematian
Menguburkan abdi Allah
Kamu di sini
N

Yang berbicara

Nabi tua

Nabi tua Betel yang menyesali tipuannya

A

Kepada

Anak-anaknya

Putra-putra yang patuh membantu ayahnya

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֲמוֹר

khamor · pelana

keledai; sedangkan 'pelana' dari kata אָסַר 'asar' yang berarti mengikat.

אָסַר

asar · pasanglah

mengikat, memasang; tindakan mempersiapkan untuk perjalanan.

חֲמוֹר

khamor · keledai

hewan beban yang umum; melambangkan pelayanan.

Kata-kata ini menonjolkan ketaatan nabi tua untuk segera pergi menjemput mayat, menunjukkan bahwa ia menghormati abdi Allah meskipun telah menipunya.

Tahukah kamu

Pelana Keledai dalam Alkitab

Memasang pelana pada keledai adalah tindakan persiapan perjalanan yang umum di zaman kuno. Ini menunjukkan kesegeraan dan pentingnya misi nabi tua itu.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Raja-raja 13:27

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Raja-raja 13:27

✕  Sering dikira

Nabi tua itu pergi untuk menyelamatkan abdi Allah yang masih hidup.

✓  Yang sebenarnya

Abdi Allah sudah mati; nabi tua pergi untuk mengambil mayatnya, bukan untuk menolong yang hidup.

✕  Sering dikira

Aksi ini hanya urusan praktis, tanpa makna rohani.

✓  Yang sebenarnya

Tindakan nabi tua menguburkan mayat menunjukkan pengakuan bahwa abdi Allah itu benar, dan ia menghormatinya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Raja-raja 13:27

Ketika kita menyadari kesalahan atau kegagalan kita, jangan tinggal diam. Ambil langkah nyata untuk memperbaiki atau setidaknya melakukan yang benar, seperti nabi tua yang pergi mengurus mayat abdi Allah.

Bapa, ampunilah aku atas segala ketidaktaatanku. Berikan aku keberanian untuk memperbaiki kesalahanku dan melakukan kehendak-Mu. Amin.