1 Raja-raja 1:25
“Sebab, dia telah pergi untuk mengurbankan banyak sapi jantan, ternak tambun, dan domba hari ini, dan mengundang semua anak-anak raja, para panglima tentara serta Imam Abyatar. Lihatlah, mereka sedang makan dan minum di hadapannya dan berseru: ‘Hidup Raja Adonia!’”1 Raja-raja 1:25 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Sebab pada hari ini ia telah menyembelih banyak lembu, ternak gemukan dan domba; ia mengundang semua anak raja, para panglima dan imam Abyatar, dan sesungguhnya mereka sedang makan minum di depannya sambil berseru: Hidup raja Adonia!”1 Raja-raja 1:25 · TB
Terjemahan Baru
“Hari ini juga ia telah mempersembahkan banyak domba, sapi jantan dan anak sapi yang gemuk-gemuk. Semua putra Baginda telah diundangnya. Juga para panglima angkatan bersenjata Baginda, dan Imam Abyatar. Mereka sekarang sedang berpesta dengan dia dan bersorak-sorak, 'Hidup Raja Adonia!'”1 Raja-raja 1:25 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Karena hari ini dia sudah pergi mengurbankan banyak domba, sapi, dan anak sapi yang gemuk. Dia mengundang anak-anak raja, para komandan tentara, dan Imam Abiatar. Saat ini mereka sedang makan minum bersamanya, dan mereka bersorak, ‘Hidup Raja Adonia!’”1 Raja-raja 1:25 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For he is gone down this day, and hath slain oxen and fat cattle and sheep in abundance, and hath called all the king’s sons, and the captains of the host, and Abiathar the priest; and, behold, they eat and drink before him, and say, God save king Adonijah.”1 Raja-raja 1:25 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Raja-raja 1:25?
Natan menggambarkan pesta Adonia yang mengurbankan banyak hewan dan mengundang anak-anak raja, panglima, dan imam Abyatar untuk bersorak 'Hidup Raja Adonia'. Ini menunjukkan bahwa Adonia berusaha mengukuhkan dirinya sebagai raja tanpa sepengetahuan Daud.
Renungan
Renungan Singkat 1 Raja-raja 1:25
Terkadang kita tergoda untuk mengambil jalan pintas dalam mencapai tujuan, tanpa menunggu waktu Tuhan. Belajarlah untuk bersabar dan mengikuti proses yang Tuhan inginkan, bukan memaksakan kehendak sendiri.
Tuhan, ajari aku untuk tidak memaksakan kehendakku, melainkan bersabar menantikan rencana-Mu yang sempurna. Amin.