Bangga di saat seharusnya menangis

1 Korintus 5:2

Skandal yang dibiarkan jemaat

Dan, kamu sombong! Tidakkah seharusnya kamu justru berduka supaya orang yang melakukan perbuatan ini disingkirkan dari antara kamu?

1 Korintus 5:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Korintus 5:2?

Paulus heran karena jemaat malah sombong, padahal seharusnya mereka berduka dan bertindak untuk mengeluarkan orang yang berbuat dosa itu dari tengah-tengah mereka. Kesombongan mereka menunjukkan ketidakpekaan rohani.

Latar belakang

Reaksi yang terbalik

Bukannya sedih dan malu, jemaat malah tetap merasa hebat. Paulus bilang seharusnya mereka berkabung seperti orang kehilangan. Lalu pelaku itu harus dikeluarkan dari komunitas.

Di mana

Korintus

Jemaat yang menganggap diri dewasa secara rohani

Kapan

~55 M

Perjalanan misi ketiga Paulus

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Laporan soal skandal
Keputusan Paulus
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang mendirikan jemaat Korintus

J

Kepada

Jemaat Korintus

Komunitas yang merasa diri rohani dan hebat

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

πεφυσιωμένοι

pephysiōmenoi · arrogant

menggembung seperti balon, besar kepala

ἐπενθήσατε

epenthēsate · mourn

berkabung seperti atas kematian

ἀρθῇ

arthē · removed

diangkat, disingkirkan keluar

Paulus mengontraskan dua sikap: menggembung kesombongan versus kabung yang tulus.

Tahukah kamu

Mungkin malah dianggap 'kebebasan'

Sebagian di Korintus mungkin membanggakan toleransi mereka sebagai bukti kedewasaan rohani—padahal itu justru pembiaran.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 5:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Korintus 5:2

✕  Sering dikira

"Menerima semua orang apa adanya itu selalu rohani."

✓  Yang sebenarnya

Toleransi tanpa batas di sini justru jadi pembiaran yang merusak.

✕  Sering dikira

"Berkabung berarti menghukum dengan kejam."

✓  Yang sebenarnya

Berkabung artinya sedih sungguh-sungguh, bukan menyerang orangnya.

Renungan

Renungan Singkat 1 Korintus 5:2

Adakah kita lebih bangga dengan reputasi gereja daripada menangis karena dosa yang ada? Kesedihan yang sehat akan mendorong kita untuk memperbaiki dan menjaga kekudusan bersama.

Ya Bapa, ubahlah hati kami agar peka terhadap dosa dan berduka seperti Engkau, sehingga kami tidak menjadi sombong. Amin.