Kutuk untuk mereka yang tidak mengasihi Tuhan; doa untuk kedatangan Kristus

1 Korintus 16:22

Penutup surat Paulus kepada Korintus

Jika ada orang yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah dia. Oh Tuhan, datanglah!

1 Korintus 16:22 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti 1 Korintus 16:22?

Paulus menegaskan bahwa mereka yang tidak mengasihi Tuhan akan terkutuk, dan ia berseru 'Marana tha' yang berarti 'Tuhan, datanglah!' Ini menunjukkan kerinduan akan kedatangan Yesus dan keseriusan iman.

Latar belakang

Peringatan Tajam Diikuti Doa Harapan yang Penuh Gairah

Paulus memberikan peringatan yang sangat serius: siapa yang tidak mengasihi Tuhan, terkutuklah ia—artinya, dia akan terpisah dari Tuhan untuk selamanya. Ini adalah pernyataan paling keras dalam penutup surat. Namun, segera setelah itu, Paulus berteriak dalam bahasa Aramik: 'Maranatha—Oh Tuhan, datanglah!' Dari peringatan kepada pengharapan dalam satu tarikan napas yang penuh gairah—ini menunjukkan visi apocalyptik Paulus yang meyakini Kristus akan datang kembali dalam waktu dekat.

Di mana

Efesus

Paulus memberikan peringatan akhir dan doa dalam bahasa Aram

Kapan

~55 M

Peringatan akhir sebelum penutup akhir

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Tanda tangan Paulus
Berkat anugerah akhir
Kamu di sini
P

Yang berbicara

Paulus

Rasul yang menutup dengan peringatan serius sekaligus doa pengharapan

J

Kepada

Jemaat Korintus

Campuran orang-orang yang setia sepenuh hati dan yang setengah hati

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

φιλέω (phileō)

phileō · love

mengasihi, menyayangi dengan kasih yang personal dan aktif

ἀνάθεμα (anathema)

anathema · accursed

terkutuk, terpisah, dikecualikan dari kehadiran Tuhan untuk selamanya

μαράνα θά (marana tha)

marana tha · O Lord, come

Tuhan kami, datanglah (bahasa Aramik), doa untuk kedatangan Kristus

Dari 'anathema' (terkutuk, terpisah dari Tuhan) ke 'marana tha' (oh Tuhan, datanglah)—peringatan mengenai konsekuensi spiritual dibarengi dengan pengharapan akan kedatangan Kristus untuk menyelamatkan dan menghakimi.

Tahukah kamu

'Maranatha': Frasa Aramik Tertua dalam Tradisi Kristen

Frasa 'Maranatha' adalah salah satu ungkapan tertua yang dikenal dari tradisi Kristen awal, muncul juga di dokumen Cristen awal lain seperti Didache. Paulus menggunakan bahasa Aramik—bahasa Yesus—menunjukkan koneksi mendalam dengan akar tradisi Kristen paling awal. Penggunaan Aramik juga menunjukkan bahwa doa ini bukan sekadar formulasi liturgis, tetapi ekspresi personal dan emosional dari Paulus.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 16:22

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang 1 Korintus 16:22

✕  Sering dikira

"Paulus mengutuk semua orang yang tidak sempurna atau tidak selalu baik dalam setiap hal."

✓  Yang sebenarnya

Peringatan ini khusus bagi mereka yang secara aktif dan tegas menolak untuk mengasihi Tuhan dan Injil-Nya.

✕  Sering dikira

"'Datanglah' adalah ajakan untuk bertemu atau berkumpul dalam pertemuan pribadi."

✓  Yang sebenarnya

Itu adalah 'Maranatha'—doa Aramik untuk kedatangan Kristus yang kedua kalinya pada akhir zaman.

Renungan

Renungan Singkat 1 Korintus 16:22

Kasih kepada Tuhan adalah fondasi hidup kita. Kita perlu mengevaluasi apakah kita benar-benar mengasihi Dia melalui ketaatan dan pelayanan, serta merindukan kedatangan-Nya.

Tuhan Yesus, datanglah! Ampunilah kami jika kasih kami kepada-Mu belum sungguh, dan dipanaskanlah hati kami untuk merindukan Engkau. Amin.