Keluarga Stefanus: pelayan pertama dan teladan nyata
1 Korintus 16:15
Penutup surat Paulus kepada Korintus
“Aku mendesakmu, Saudara-saudara, (kamu tahu bahwa seluruh isi rumah Stefanus adalah buah-buah pertama di Akhaya, dan mereka telah mengabdikan diri mereka untuk pelayanan orang-orang kudus),”1 Korintus 16:15 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ada suatu permintaan lagi kepadamu, saudara-saudara. Kamu tahu, bahwa Stefanus dan keluarganya adalah orang- orang yang pertama-tama bertobat di Akhaya, dan bahwa mereka telah mengabdikan diri kepada pelayanan orang-orang kudus.”1 Korintus 16:15 · TB
Terjemahan Baru
“Saudara tentunya mengenal Stefanus dan keluarganya; mereka yang pertama-tama menjadi Kristen di Akhaya. Mereka dengan sepenuh hati bekerja khusus untuk melayani umat Allah.”1 Korintus 16:15 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Kalian tahu bahwa Stefanus dan keluarganya adalah orang pertama di Akaya yang percaya kepada Yesus. Mereka juga sudah merelakan diri untuk melayani umat Allah. Karena itu Saudara-saudari, saya mohon supaya kalian”1 Korintus 16:15 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“I beseech you, brethren, (ye know the house of Stephanas, that it is the firstfruits of Achaia, and that they have addicted themselves to the ministry of the saints,)”1 Korintus 16:15 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 16:15?
Paulus mengingatkan tentang keluarga Stefanus yang adalah orang-orang pertama percaya di Akhaya dan telah mengabdikan diri untuk melayani orang-orang kudus. Paulus mendorong jemaat untuk memperhatikan mereka.
Latar belakang
Petobat Pertama yang Langsung Mengabdikan Diri
Paulus menyorot keluarga Stefanus: mereka adalah orang-orang Kristen pertama (buah pertama) di wilayah Akhaya, dan sejak awal mereka langsung mengabdikan diri untuk melayani sesama umat. Ini adalah contoh nyata dari prinsip 'lakukan dalam kasih' yang baru saja Paulus sebutkan. Keluarga Stefanus tidak hanya percaya, tetapi juga mengubah kepercayaan itu menjadi tindakan pelayanan nyata.
Di mana
Efesus
Memuji teladan keluarga yang melayani di Korintus
Kapan
~55 M
Menghormati para pelayan yang berdedikasi
Yang berbicara
Paulus
Yang membaptis sendiri keluarga Stefanus saat pertama tiba di Korintus
Kepada
Jemaat Korintus
Yang perlu diingatkan untuk menghormati para pelayan sejati
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
ἀπαρχή (aparchē)
aparchē · firstfruits
buah atau hasil pertama yang dipersembahkan, tanda kehormatan khusus
ἔταξαν (etaxan)
etaxan · devoted
mengatur diri mereka sendiri, mengabdikan diri secara aktif
διακονίαν (diakonian)
diakonian · service
pelayanan, melayani kebutuhan, menjadi hamba bagi sesama
Sebagai 'aparchē' (buah pertama), keluarga Stefanus langsung memilih 'diakonian' (melayani)—menunjukkan bahwa iman baru diterjemahkan langsung menjadi tindakan pelayanan untuk sesama umat.
Tahukah kamu
Salah Satu Keluarga yang Dibaptis Paulus Sendiri
Di bab 1, Paulus mengatakan ia jarang sekali membaptis langsung—kecuali untuk keluarga Stefanus yang ia sebut di sini. Bahwa Paulus membaptis mereka sendiri menunjukkan betapa pentingnya keluarga ini baginya dan betapa dekat hubungannya dengan mereka.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 16:15
1 Korintus 1:16
isi rumah Stefanus
“Aku juga membaptiskan seisi rumah Stefanus; selebihnya, aku tidak tahu apakah aku telah membaptis orang yang lainnya”
Roma 16:5
buah-buah pertama
“Dan sapahlah Epenetusmu, yang adalah buah pertama di Asia bagi Kristus”
Roma 12:13
pelayanan orang-orang kudus
“Berkontribusi untuk orang-orang kudus yang dalam kekurangan; rajinlah memberi tumpangan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 16:15
✕ Sering dikira
"'Buah pertama' merujuk kepada hasil panen atau produk pertanian yang sesungguhnya."
✓ Yang sebenarnya
Di sini itu adalah kiasan: Stefanus dan keluarganya adalah petobat Kristen pertama di wilayah Akhaya.
✕ Sering dikira
"Mereka adalah pelayan berbayar atau pegawai gereja dengan gaji tetap."
✓ Yang sebenarnya
Mereka mengabdikan diri secara sukarela melayani umat, tanpa mengharapkan bayaran atau keuntungan finansial.
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 16:15
Belajar dari keluarga Stefanus yang rela melayani tanpa pamrih. Kita pun bisa mengabdikan diri dalam pelayanan, baik di gereja maupun di lingkungan sekitar, dengan sukacita dan ketulusan.
Tuhan, terima kasih untuk teladan pelayanan keluarga Stefanus. Ajar aku untuk melayani dengan penuh dedikasi dan sukacita. Amin.