Lihatlah siapa yang dipanggil Tuhan—tidak banyak yang bijaksana
1 Korintus 1:26
Realitas jemaat Korintus—bukti dari rencana Tuhan
“Lihatlah keadaanmu ketika kamu dipanggil, Saudara-saudara, tidak banyak yang bijaksana menurut daging, tidak banyak yang berkuasa, tidak banyak yang terpandang,”1 Korintus 1:26 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Ingat saja, saudara-saudara, bagaimana keadaan kamu, ketika kamu dipanggil: menurut ukuran manusia tidak banyak orang yang bijak, tidak banyak orang yang berpengaruh, tidak banyak orang yang terpandang.”1 Korintus 1:26 · TB
Terjemahan Baru
“Saudara-saudara! Coba ingat bagaimana keadaanmu pada waktu Allah memanggil kalian. Cuma sedikit saja dari antaramu yang bijaksana, atau berkuasa, atau berkedudukan tinggi menurut pandangan manusia.”1 Korintus 1:26 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Saudara-saudari, ingatlah keadaanmu pada waktu kamu dipilih oleh Allah! Tidak banyak di antara kalian yang dianggap bijak dalam pandangan manusia. Tidak banyak di antara kalian yang dianggap orang besar atau kaya.”1 Korintus 1:26 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For ye see your calling, brethren, how that not many wise men after the flesh, not many mighty, not many noble, are called:”1 Korintus 1:26 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 1:26?
Paulus mengingatkan jemaat Korintus bahwa ketika mereka dipanggil, sebagian besar dari mereka bukanlah orang-orang yang bijak, berkuasa, atau terpandang menurut standar dunia. Ini menunjukkan bahwa Allah memanggil orang-orang biasa untuk menunjukkan bahwa keselamatan bukan berdasarkan status atau kemampuan manusia.
Latar belakang
Apa yang Anda lihat adalah bukti—bukti hidup dari rencana Tuhan
'Lihatlah keadaanmu ketika kamu dipanggil, Saudara-saudara...' Paulus mengalihkan dari teori abstrak ke bukti konkret. Mereka sendiri, jemaat Korintus, adalah contoh dari apa yang dia katakan. Tidak banyak dari mereka yang 'bijaksana menurut daging' (pengajar, pemimpin intelektual). Tidak banyak yang 'berkuasa' (pejabat, pedagang kaya). Tidak banyak yang 'terpandang' (orang-orang dengan status sosial tinggi). Justru sebaliknya.
Di mana
Korintus
Jemaat yang terdiri sebagian besar dari orang-orang biasa, bukan elite
Kapan
~53 M
Paulus menunjuk kepada realitas konkret dari komunitas yang ada
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang menunjukkan bukti konkret dari teologi
Kepada
Jemaat Korintus
Mereka sendiri adalah contoh dari cara Tuhan memilih yang lemah
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
κλῆσις
klēsis · calling
panggilan; momen ketika Tuhan memanggil seseorang ke dalam iman
σοφοί
sophoi · wise
bijaksana; mereka dengan status intelektual tinggi
οὐ πολλοί
ou polloi · not many
tidak banyak; Paulus tidak mengatakan tidak ada, menunjukkan beberapa orang terpelajar ada
Jemaat Korintus itu sendiri adalah bukti nyata dari teologi Paulus—Tuhan memilih yang lemah.
Tahukah kamu
Komposisi sosial dari gereja awal
Penelitian historis menunjukkan gereja awal terdiri terutama dari orang-orang kelas sosial lebih rendah—pengrajin, pelayan, budak. Paulus dengan sengaja menceritakan kepada Korintus bahwa inilah yang Tuhan pilih: bukan elite sosial tetapi orang-orang biasa.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 1:26
Yakobus 2:5
Tema yang sama—Tuhan memilih yang dunia anggap lemah
“Apakah Tuhan tidak memilih mereka yang miskin... untuk menjadi kaya dalam iman?”
Lukas 4:18
Yesus fokus pada mereka yang lemah dan miskin
“Dia telah mengurapi-Ku untuk memberitakan Injil kepada mereka yang miskin”
2 Korintus 11:30
Paulus terus mengembangkan tema kebanggaan dalam kelemahan
“Jika aku harus membanggakan diri, aku akan membanggakan diri dalam hal-hal yang menunjukkan kelemahan saya”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 1:26
✕ Sering dikira
"Tidak banyak yang bijaksana berarti mereka adalah orang-orang bodoh"
✓ Yang sebenarnya
Paulus menunjukkan bahwa kekuatan Tuhan bekerja melalui mereka yang dunia anggap tidak penting
✕ Sering dikira
"Karena tidak ada banyak pemimpin intelektual, jemaat harus mendengarkan tanpa pertanyaan"
✓ Yang sebenarnya
Paulus tidak menggunakan ini sebagai alasan untuk otoritarianisme; dia menggunakannya untuk menunjukkan Tuhan tidak memilih berdasarkan standar dunia
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 1:26
Jangan merasa minder karena latar belakang atau kemampuanmu biasa saja. Allah justru memanggil orang-orang sederhana untuk membuktikan kuasa-Nya. Percayalah bahwa kamu dipilih bukan karena hebat, tetapi karena kasih-Nya yang memanggilmu.
Tuhan, terima kasih karena Engkau memanggilku apa adanya, bukan berdasarkan kehebatan dunia. Tolong aku untuk hidup sesuai panggilan-Mu. Amin.