Dunia tidak mengenal Allah melalui hikmat dunia
1 Korintus 1:21
Paradoks—kebijaksanaan yang tidak dapat melihat Tuhan
“Karena dalam hikmat Allah, dunia melalui hikmatnya tidak mengenal Allah, maka Allah berkenan melalui kebodohan pemberitaan Injil untuk menyelamatkan yang memercayainya.”1 Korintus 1:21 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Oleh karena dunia, dalam hikmat Allah, tidak mengenal Allah oleh hikmatnya, maka Allah berkenan menyelamatkan mereka yang percaya oleh kebodohan pemberitaan Injil.”1 Korintus 1:21 · TB
Terjemahan Baru
“Karena bagaimanapun pandainya manusia, ia tidak dapat mengenal Allah melalui kepandaiannya sendiri. Tetapi justru karena Allah bijaksana, maka Ia berkenan menyelamatkan orang-orang yang percaya kepada-Nya melalui berita yang kami wartakan yang dianggap omong kosong oleh dunia.”1 Korintus 1:21 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Sebab inilah yang diinginkan Allah dengan hikmat-Nya: Supaya orang-orang di dunia tidak dapat mengenal Allah melalui ilmu mereka sendiri. Karena itu, Allah berkenan menggunakan pemberitaan Kabar Baik— yang mereka anggap bodoh— untuk menyelamatkan orang-orang yang percaya.”1 Korintus 1:21 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“For after that in the wisdom of God the world by wisdom knew not God, it pleased God by the foolishness of preaching to save them that believe.”1 Korintus 1:21 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti 1 Korintus 1:21?
Meskipun dunia dengan segala hikmatnya tidak mengenal Allah, Allah memilih menyelamatkan orang-orang yang percaya melalui pemberitaan Injil yang dianggap bodoh oleh dunia. Jadi, keselamatan bukan berasal dari kebijaksanaan manusia, melainkan dari respons iman terhadap berita salib.
Latar belakang
Epistemologi—bagaimana kita mengetahui Tuhan?
'Dalam hikmat Allah, dunia melalui hikmatnya tidak mengenal Allah.' Ini adalah pernyataan epistemologis mendalam. Cara dunia mengetahui (melalui pencapaian intelektual, logika Yunani) tidak dapat mengenal Allah. Mengapa? Karena Allah tidak dapat direduksi menjadi sistem intelektual manusia. Oleh karena itu, 'Allah berkenan melalui kebodohan pemberitaan Injil untuk menyelamatkan yang memercayainya.' Allah memilih mengungkapkan diri-Nya bukan melalui sistem filosofis tetapi melalui Injil.
Di mana
Korintus
Pusat budaya Yunani di mana cara berpikir rasional adalah standar
Kapan
~53 M
Paulus menjelaskan mengapa metode Allah berbeda dari metode manusia
Yang berbicara
Paulus
Rasul yang menjelaskan rencana Allah yang berbeda
Kepada
Orang-orang Korintus yang terbiasa dengan cara berpikir duniawi
Mereka yang perlu belajar cara berpikir baru dalam Kristus
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
σοφία
sophia · wisdom
kebijaksanaan; dalam Paulus ini berarti kebijaksanaan budaya manusia independen dari wahyu Allah
ἔγνω
egnō · knew
tahu, mengenal; pengetahuan relasional, bukan hanya intelektual
εὐδόκησεν
eudokēsen · pleased
berkenan, menyetujui; keputusan Allah tentang cara Dia menyelamatkan orang
Allah tidak harus menarik melalui sistem filosofis manusia. Allah memilih menyelamatkan melalui Injil, cara yang mungkin tampak bodoh tetapi benar-benar mengubah hidup.
Tahukah kamu
Pengetahuan Tuhan vs. Pengetahuan Manusia
Ini adalah kontras antara dua cara mengetahui: cara analitis, rasional, penelitian manusia vs. cara transformatif, kepercayaan berbasis agama. Pengetahuan Tuhan dalam tradisi Ibrani bukan terutama intelektual—itu relasional. Mengenal Allah berarti berhubungan dengan Allah.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan 1 Korintus 1:21
Yohanes 1:3
Tema bahwa Allah menciptakan dunia tetapi dunia tidak mengenali-Nya
“Dunia diciptakan melalui Dia, dan dunia tidak mengenal Dia”
Yohanes 3:16
Cara Allah menyelamatkan adalah melalui anugerah dan percaya, bukan sistem intelektual
“Allah mengasihi dunia sedemikian rupa sehingga Dia memberikan Anak-Nya yang tunggal”
2 Korintus 4:6
Pengetahuan tentang Allah datang melalui penyingkapan, bukan pencapaian intelektual
“Karena Allah... telah menyinari hati kami untuk memberikan cahaya pengetahuan”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang 1 Korintus 1:21
✕ Sering dikira
"Ayat ini menunjukkan pengetahuan ilmiah dan penelitian rasional tidak penting"
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengatakan pengetahuan duniawi tidak membawa orang kepada pengetahuan menyelamatkan tentang Allah. Pengetahuan itu harus datang melalui Injil.
✕ Sering dikira
"Kebijaksanaan Tuhan dan kebijaksanaan manusia sepenuhnya berlawanan"
✓ Yang sebenarnya
Paulus mengatakan sistem pengetahuan manusia tidak dapat mencapai Allah, tetapi ini tidak berarti kebijaksanaan manusia tidak memiliki nilai di bidang lain.
Renungan
Renungan Singkat 1 Korintus 1:21
Kabar salib mungkin terdengar sederhana dan tidak 'canggih' bagi banyak orang, tetapi itu adalah kuasa Allah. Jangan malu memberitakan Injil, walaupun dianggap kuno atau bodoh. Ketika kita percaya, kita mengalami keselamatan yang tidak bisa diberikan oleh dunia.
Bapa, terima kasih untuk keselamatan yang Engkau berikan melalui Injil yang sederhana. Aku mau setia memberitakannya, walaupun ditolak dunia. Amin.