~445 SM
Nehemia
Juru minuman raja yang membangun kembali tembok
Siapa Itu Nehemia?
Nehemia adalah seorang Yahudi yang menjabat sebagai juru minuman raja Persia, Artahsasta, sekitar tahun 445 SM. Meskipun hidup dalam kemewahan istana, hatinya hancur saat mendengar kabar bahwa Yerusalem masih dalam reruntuhan dan tembok kotanya terbakar. Ketika raja melihat kesedihannya, Nehemia dengan berani meminta izin untuk kembali dan membangun kembali tembok, dan raja memberikannya dengan dukungan penuh dan surat-surat resmi.
Setibanya di Yerusalem, Nehemia tidak langsung mengumumkan rencananya, tetapi terlebih dahulu memeriksa keadaan tembok pada malam hari. Ia mengorganisir orang-orang untuk bekerja bersama-sama, meskipun menghadapi intimidasi dari Sanbalat dan Tobia yang mengejek usaha mereka. Dengan doa dan kewaspadaan, Nehemia tetap fokus pada pekerjaan, dan tembok itu selesai hanya dalam 52 hari—sebuah mukjizat yang membuat musuh-musuh mereka takut karena mereka tahu pekerjaan itu dilakukan dengan pertolongan Allah.
Setelah tembok selesai, Nehemia bersama Ezra mengadakan pembacaan Taurat di depan umum, yang membuat umat menangis dan bertobat. Kisah Nehemia relevan bagi kita hari ini karena menunjukkan bahwa pemulihan yang sejati butuh doa, keberanian, kerja keras, dan hati yang peka terhadap penderitaan orang lain. Ia mengajarkan bahwa setiap orang bisa menjadi agen pemulihan, tidak peduli seberapa tinggi posisi sosialnya, asal ia bersandar pada Allah dan bertindak dengan integritas.