Bahasa Ibrani
Tsedaqah צְדָקָה
Kebenaran dan keadilan yang aktif — hidup benar yang terlihat dalam cara memperlakukan sesama.
Apa Arti Tsedaqah?
Tsedaqah, yang sering diterjemahkan sebagai 'kebenaran' dalam bahasa Indonesia, sebenarnya memiliki makna yang lebih dinamis dan relasional. Kata ini bukan sekadar konsep moral yang abstrak atau status legal di hadapan Tuhan, melainkan keadilan dan kebenaran yang aktif, yang terwujud dalam tindakan nyata terhadap sesama, terutama mereka yang lemah dan terpinggirkan. Ketika Abraham percaya dan Tuhan memperhitungkannya sebagai kebenaran (Kejadian 15:6), ini menunjukkan bahwa hubungan yang benar dengan Tuhan menghasilkan status kebenaran yang diberikan, tetapi juga harus tercermin dalam hidup yang benar. Amos 5:24 dengan tegas menghubungkan keadilan dan kebenaran sebagai aliran yang harus deras, menunjukkan bahwa ibadah tanpa keadilan sosial adalah kosong. Amsal 21:21 menegaskan bahwa mengejar tsedaqah dan kesetiaan membawa kehidupan, kebenaran, dan kehormatan, menggarisbawahi bahwa ini adalah jalan hidup yang membawa berkat. Dalam pemahaman ini, tsedaqah mengajak kita untuk melihat bahwa iman yang sejati selalu berbuah dalam kasih yang konkret, bukan sekadar pengakuan di mulut.
Ayat-Ayat dengan Kata Tsedaqah
Kejadian 15:6
“Abram percaya kepada TUHAN, dan Dia memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.”
Lihat arti & konteks Kejadian 15:6 →Amos 5:24
“Akan tetapi, biarlah keadilan mengalir seperti air dan kebenaran seperti sungai yang senantiasa mengalir.””
Lihat arti & konteks Amos 5:24 →Amsal 21:21
“Siapa mengejar kebenaran dan kesetiaan akan menemukan kehidupan, kebenaran, dan kehormatan.”
Lihat arti & konteks Amsal 21:21 →