Puasa Berubah Menjadi Sukacita
Zakharia 8:19
Janji Pemulihan dan Berkat bagi Yerusalem
““Inilah firman TUHAN semesta alam, ‘Waktu puasa pada bulan ke-4, waktu puasa pada bulan ke-5, waktu puasa pada bulan ke-7, dan waktu puasa pada bulan ke-10 akan menjadi kegirangan dan sukacita, dan hari raya yang menggembirakan bagi kaum Yehuda. Oleh sebab itu, cintailah kebenaran dan damai sejahtera!’””Zakharia 8:19 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“"Beginilah firman TUHAN semesta alam: Waktu puasa dalam bulan yang keempat, dalam bulan yang kelima, dalam bulan yang ketujuh dan dalam bulan yang kesepuluh akan menjadi kegirangan dan sukacita dan menjadi waktu-waktu perayaan yang menggembirakan bagi kaum Yehuda. Maka cintailah kebenaran dan damai!"”Zakharia 8:19 · TB
Terjemahan Baru
“"Puasa yang dilakukan dalam bulan keempat, kelima, ketujuh, dan kesepuluh akan menjadi perayaan-perayaan yang penuh kegembiraan dan kesenangan bagi penduduk Yehuda. Cintailah kebenaran dan damai!"”Zakharia 8:19 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Thus saith the LORD of hosts; The fast of the fourth month, and the fast of the fifth, and the fast of the seventh, and the fast of the tenth, shall be to the house of Judah joy and gladness, and cheerful feasts; therefore love the truth and peace.”Zakharia 8:19 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Zakharia 8:19?
Ayat ini berbicara tentang perubahan masa puasa menjadi sukacita. Sebelumnya, umat Israel berpuasa untuk memperingati kehancuran Yerusalem dan bait suci, tetapi sekarang TUHAN berjanji bahwa masa-masa itu akan menjadi hari raya yang penuh kegembiraan. Pesan intinya adalah TUHAN memulihkan umat-Nya dan mengubah dukacita menjadi sukacita, asalkan mereka mengasihi kebenaran dan damai.
Latar belakang
Puasa Berkabung Diubah
Sebelumnya, umat Israel menjalankan puasa untuk memperingati kehancuran Yerusalem dan Bait Allah. Tuhan kini mengumumkan bahwa masa berkabung itu akan berubah menjadi perayaan sukacita. Ini adalah bagian dari janji pemulihan hubungan antara Allah dan umat-Nya.
Di mana
Yerusalem
Di kota Yerusalem, dalam konteks pelayanan nabi
Kapan
~520 SM
Setelah Pembuangan
Yang berbicara
Tuhan Semesta Alam
Allah Israel yang berdaulat dan setia pada janji-Nya.
Kepada
Nabi Zakharia
Nabi yang aktif setelah pembuangan, mendorong pembangunan Bait Allah.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
צוֹם
tsom · puasa
Berpantang makan sebagai tanda berkabung atau pertobatan.
שָׂשׂוֹן
sason · kegirangan
Kegembiraan yang meluap, sukacita yang mendalam.
שִׂמְחָה
simchah · sukacita
Kebahagiaan, kegembiraan yang diungkapkan.
Kata-kata untuk puasa dan sukacita ini menunjukkan transformasi total yang Allah kerjakan. Puasa yang tadinya tanda dukacita menjadi perayaan karena Allah memulihkan umat-Nya.
Tahukah kamu
Empat Puasa Peringatan
Puasa bulan ke-4, ke-5, ke-7, dan ke-10 memperingati peristiwa-peristiwa seperti jatuhnya kota Yerusalem dan pembakaran Bait Allah. Menariknya, puasa-puasa ini kemudian menjadi hari raya sukacita, menunjukkan perubahan radikal dari dukacita menjadi kegembiraan.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 8:19
Yesaya 61:3
Pemulihan dukacita menjadi sukacita
“untuk memberitakan tahun rahmat TUHAN ... untuk memberikan kepada mereka perhiasan kepala ganti abu, minyak sukacita ganti perkabungan”
Yeremia 31:13
Janji serupa untuk mengganti dukacita
“Aku akan mengubah perkabungan mereka menjadi kegirangan, dan menghibur mereka, dan menyenangkan mereka dari dukacitanya.”
Mazmur 30:11
Pola pergantian kesedihan
“Engkau telah mengubah perkabunganku menjadi tarian, ... dan mengikat pinggangku dengan sukacita.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Zakharia 8:19
✕ Sering dikira
Ayat ini berarti puasa tidak pernah diperlukan lagi bagi umat Tuhan.
✓ Yang sebenarnya
Puasa yang dimaksud adalah puasa-puasa khusus untuk memperingati kehancuran, yang kini digenapi dalam sukacita pemulihan. Namun puasa sebagai disiplin rohani masih dianjurkan di tempat lain.
✕ Sering dikira
Sukacita ini hanya untuk orang Yahudi, bukan untuk bangsa lain.
✓ Yang sebenarnya
Konteks ayat-ayat setelahnya (ayat 20-23) menunjukkan bangsa-bangsa lain juga akan ikut serta dalam sukacita ini.
Renungan
Renungan Singkat Zakharia 8:19
Ketika kita mengalami pemulihan dari Tuhan, kita bisa mengubah cara pandang kita terhadap masa-masa sulit di masa lalu. Daripada terus berduka, kita bisa merayakan kebaikan Tuhan yang telah membawa kita melewati masa itu. Marilah kita belajar untuk mengasihi kebenaran dan damai dalam setiap aspek hidup kita.
Tuhan, ubah masa-masa dukacita kami menjadi sukacita, dan ajarlah kami untuk mengasihi kebenaran dan damai sejahtera. Amin.