Nenek Moyang dan Nabi Telah Tiada

Zakharia 1:5

Firman TUHAN Tetap Ada

Nenek moyangmu itu, di manakah mereka? Dan, para nabi itu, apakah mereka hidup selama-lamanya?

Zakharia 1:5 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Zakharia 1:5?

Zakharia mengingatkan bahwa nenek moyang dan para nabi sudah tiada, tetapi firman Tuhan tetap berlaku selamanya. Kehidupan manusia sementara, tetapi perkataan Tuhan tidak pernah gagal.

Latar belakang

Pertanyaan Retoris

TUHAN mengajukan pertanyaan: nenek moyang dan nabi-nabi sudah tiada. Dia menegaskan bahwa manusia fana, tetapi firman-Nya kekal.

Di mana

Yerusalem

Di kota Yerusalem

Kapan

~520 SM

Pasca-pembuangan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Pembuangan ke Babel
Pembangunan Bait Suci
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN semesta alam

Allah Israel, berfirman melalui nabi

O

Kepada

Orang-orang Yehuda

Para pembuang yang kembali, generasi baru

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אַיֵּה

ayyeh · di manakah

Di mana, pertanyaan tentang keberadaan

נְבִיאִים

nevi'im · nabi

Nabi, juru bicara Allah

לְעוֹלָם

le'olam · selama-lamanya

Selamanya, untuk waktu yang kekal

Manusia dan nabi pun fana, tetapi firman Tuhan yang mereka sampaikan tetap berlaku dan berbicara hingga kini.

Tahukah kamu

Fana Itu Pasti

Orang-orang yang keras kepala itu mati, nabi-nabi pun juga mati. Ini menunjukkan bahwa kehidupan tidak kekal, hanya firman TUHAN yang bertahan.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Zakharia 1:5

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Zakharia 1:5

✕  Sering dikira

Menganggap nabi-nabi itu tidak penting karena mereka mati juga.

✓  Yang sebenarnya

Mereka penting sebagai penyampai pesan, tetapi pesan itu dari Allah yang hidup.

✕  Sering dikira

Mengira firman TUHAN hanya berlaku untuk zaman dulu.

✓  Yang sebenarnya

Firman TUHAN tetap hidup dan berbicara kepada setiap generasi.

Renungan

Renungan Singkat Zakharia 1:5

Jangan bergantung pada manusia yang fana, tetapi berpeganglah pada firman Tuhan yang kekal. Saat orang-orang di sekitar kita pergi, firman-Nya tetap menjadi pegangan yang pasti.

Tuhan, firman-Mu adalah kebenaran yang kekal. Ajar aku untuk hidup berdasarkan firman-Mu, bukan pada hal-hal yang sementara. Amin.