Yosua bingung menghadapi kekalahan

Yosua 7:8

Dosa Akhan dan Kekalahan di Ai

PerikopDosa Akhan · Yosua 7:1-26 →
“Ya Tuhan, apa yang akan aku katakan setelah bangsa Israel lari dari hadapan musuhnya?”

Yosua 7:8 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 7:8?

Yosua mengeluh kepada Tuhan bahwa Israel telah melarikan diri dari musuhnya, dan ia bingung harus berkata apa. Ini menunjukkan keputusasaan dan kebingungan Yosua sebagai pemimpin.

Latar belakang

Yosua tidak tahu harus berkata apa

Yosua merasa kehilangan kata-kata karena Israel melarikan diri dari musuh yang kecil. Ia tidak tahu bagaimana menjelaskan kekalahan ini kepada bangsa lain.

Di mana

Gilgal

Di hadapan Tabut, setelah kekalahan

Kapan

~1400 SM

Perebutan Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Ratapan Yosua
Firman TUHAN
Kamu di sini
Y

Yang berbicara

Yosua

Pemimpin Israel, pengganti Musa, ~90 tahun

T

Kepada

TUHAN

Allah Israel, yang menjadi sandaran

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

אֹמַר

omar · katakan

berkata, berbicara

נָס

nas · lari

melarikan diri, melarikan diri ketakutan

אֹיְבָיו

oyvav · musuhnya

para musuh, orang-orang yang memusuhi

Tiga kata ini menunjukkan rasa malu: Yosua tidak punya kata-kata karena umat 'lari' dari 'musuh'—fokusnya pada aib, bukan pada dosa yang tersembunyi.

Tahukah kamu

Ai adalah kota kecil

Ai berarti 'reruntuhan' dan kekuatannya kecil, sehingga kekalahan ini lebih memalukan daripada melawan kota besar.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 7:8

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 7:8

✕  Sering dikira

Yosua hanya peduli reputasi, bukan kehormatan Allah.

✓  Yang sebenarnya

Kekhawatirannya adalah nama Allah akan dicemarkan di antara bangsa-bangsa.

✕  Sering dikira

Yosua berpikir Allah telah meninggalkan mereka.

✓  Yang sebenarnya

Ia bertanya karena bingung, tetapi tetap mencari jawaban dari TUHAN.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 7:8

Kejujuran Yosua di hadapan Tuhan mengajarkan kita untuk membawa segala kebingungan dan kekhawatiran kita kepada-Nya. Tuhan tidak marah atas pertanyaan kita, tetapi ingin kita datang kepada-Nya dalam keadaan apa pun.

Ya Tuhan, aku sering bingung menghadapi situasi sulit; ajarilah aku untuk membawa semua itu kepada-Mu dengan jujur. Amin.