Perintah sunat kedua kalinya

Yosua 5:2

Penyunatan dan Paskah di Gilgal

PerikopOrang Israel Disunat · Yosua 5:2-8 →
“Pada waktu itu, TUHAN berfirman kepada Yosua, “Buatlah pisau dari batu dan sunatlah kembali orang Israel untuk kedua kalinya.””

Yosua 5:2 · AYT

Alkitab Yang Terbuka

Arti ayat

Apa Arti Yosua 5:2?

Tuhan memerintahkan Yosua untuk menyunat kembali orang Israel, karena generasi yang lahir di padang gurun belum disunat. Ini adalah tanda perjanjian yang harus dipulihkan sebelum mereka memasuki tanah Kanaan.

Latar belakang

Tuhan memerintahkan sunat kedua

Setelah tiba di Kanaan, Tuhan menyuruh Yosua menyunat kembali orang Israel, karena generasi yang lahir di padang gurun belum disunat.

Di mana

Gilgal, dekat Yerikho

Camping setelah menyeberang Yordan

Kapan

~1400 SM

Perebutan Tanah Kanaan

Abraham
Keluaran
Kerajaan
Pembuangan
Yesus
Menyeberangi Sungai Yordan
Penyunatan semua laki-laki
Kamu di sini
T

Yang berbicara

TUHAN

Allah Israel, berbicara langsung

Y

Kepada

Yosua

Pemimpin Israel, 80+ tahun

Studi kata

Kata Kunci dalam Bahasa Asli

חֶרֶב

cherev · pisau

pisau, pedang; di sini pisau sunat

צוּר

tsur · batu

batu karang, batu

מוּל

mul · sunatlah

menyunat, memotong kulit khatan

Menggunakan batu mengingatkan ketergantungan pada Allah, bukan alat buatan manusia; sunat adalah tanda perjanjian.

Tahukah kamu

Pisau batu, bukan logam

Menggunakan pisau batu mungkin mengikut pola kuno dan mengingatkan perjanjian dengan Abraham.

Ayat terkait

Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 5:2

Sering disalahpahami

Salah Kaprah tentang Yosua 5:2

✕  Sering dikira

Sunat kedua berarti mengulang sunat pada orang yang sudah disunat.

✓  Yang sebenarnya

Ini penyunatan bagi generasi baru yang belum disunat, 'kedua kalinya' sebagai kelompok.

✕  Sering dikira

Perintah ini bertentangan dengan Perjanjian Baru.

✓  Yang sebenarnya

Di sini sunat fisik masih bagian dari perjanjian lama; PB membahas sunat hati.

Renungan

Renungan Singkat Yosua 5:2

Tuhan ingin umat-Nya hidup dalam perjanjian. Kadang kita perlu 'disunat' secara rohani, yaitu memotong hal-hal yang menghalangi hubungan kita dengan Tuhan. Bersedia untuk diperbarui dan dipulihkan.

Ya Tuhan, sunatlah hatiku agar aku hidup setia dalam perjanjian-Mu. Ajar aku meninggalkan dosa dan hidup kudus. Amin.