Pembagian Hak Milik Suku Manasye
Yosua 17:1
Bagian Manasye dan Bani Yusuf
“Bagian yang diundikan bagi suku Manasye karena dia anak sulung Yusuf adalah kepada Makhir, anak sulung Manasye, bapa Gilead, telah diberikan Gilead dan Basan, sebab ia seorang prajurit.”Yosua 17:1 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Bagian undian yang ditentukan bagi suku Manasye, sebab dialah anak sulung Yusuf, ialah demikian: Kepada Makhir, anak sulung Manasye, bapa Gilead, telah diberikan Gilead dan Basan, karena ia seorang tentara. Yosua 17.2–5 78”Yosua 17:1 · TB
Terjemahan Baru
“Sebagian daerah di sebelah barat Sungai Yordan diberikan kepada sebagian keluarga-keluarga keturunan Manasye, anak sulung Yusuf. Makhir, ayah Gilead, adalah anak sulung Manasye. Karena ia seorang pejuang, maka daerah Gilead dan Basan yang terletak di sebelah timur Sungai Yordan diberikan kepadanya.”Yosua 17:1 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Inilah tanah yang diberikan kepada suku Manasye, anak sulung Yusuf. Daerah Gilead dan Basan di sebelah timur sungai Yordan diberikan kepada Makir, anak sulung Manasye, ayah Gilead. Daerah itu diberikan kepada Makir karena dia seorang pahlawan perang.”Yosua 17:1 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“There was also a lot for the tribe of Manasseh; for he was the firstborn of Joseph; to wit, for Machir the firstborn of Manasseh, the father of Gilead: because he was a man of war, therefore he had Gilead and Bashan.”Yosua 17:1 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 17:1?
Ayat ini menjelaskan pembagian tanah untuk suku Manasye, yang merupakan anak sulung Yusuf. Bagian khusus diberikan kepada Makhir, anak sulung Manasye, karena ia seorang prajurit, yaitu tanah Gilead dan Basan di seberang Sungai Yordan.
Latar belakang
Warisan Khusus untuk Keturunan Manasye
Ayat ini membuka bagian untuk suku Manasye, yang dihormati sebagai anak sulung Yusuf. Bagian timur Yordan (Gilead dan Basan) sudah diberikan kepada Makhir, anak Manasye, karena ia seorang pejuang. Ini menegaskan bahwa tanah diwariskan berdasarkan keturunan dan peran.
Di mana
Dataran Moab
Saat penulis merangkum pembagian tanah yang dilakukan di Silo, namun ia menulis dari perspektif kemudian.
Kapan
~1400 SM
Pembagian Tanah Perjanjian
Yang berbicara
Penulis Yosua
Tradisi Yahudi mengaitkan kitab ini dengan Yosua sendiri, namun mungkin ditulis kemudian oleh para imam.
Kepada
Pembaca Israel
Umat Israel yang menerima warisan tanah perjanjian dan belajar setia kepada TUHAN.
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
בְּכוֹר
bekhor · anak sulung
Yang lahir pertama, memiliki hak waris istimewa.
גּוֹרָל
goral · bagian
Undi yang menentukan pembagian tanah, diyakini sebagai keputusan Tuhan.
גִּלְעָד
Gil'ad · Gilead
Wilayah pegunungan di timur Yordan, kaya akan padang rumput.
Kata 'bagian' (goral) mengingatkan bahwa pembagian tanah bukan sekadar keputusan manusia, tetapi ditentukan Allah. 'Anak sulung' menegaskan hak istimewa, namun anugerah Allah tetap yang utama.
Tahukah kamu
Anak Sulung Yusuf?
Manasye sebenarnya lebih muda dari Efraim, tetapi Yakub memberkati Efraim sebagai yang lebih besar (Kej. 48). Namun di sini, Manasye disebut 'anak sulung' mungkin karena urutan kelahiran asli atau alasan hukum.
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 17:1
Bilangan 26:29
Silsilah Manasye
“Anak-anak Manasye: dari Makhir kaum orang Makhir; dan Makhir beranakkan Gilead.”
Kejadian 48:5
Yakub mengangkat mereka
“Maka sekarang kedua anakmu yang lahir bagimu di tanah Mesir itu akan kuanggap sebagai anakku; Efraim dan Manasye akan menjadi milikku.”
Ulangan 3:15
Musa memberikan Gilead
“Kepada Makhir kuberikan Gilead.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 17:1
✕ Sering dikira
Mengira bagian Manasye hanya di sebelah barat Yordan.
✓ Yang sebenarnya
Ayat ini jelas menyebut Gilead dan Basan di sebelah timur, menunjukkan warisan ganda.
✕ Sering dikira
Mengira 'anak sulung' berarti Manasye lebih diutamakan dari Efraim.
✓ Yang sebenarnya
Di Kejadian 48, Yakub justru memberi berkat yang lebih besar kepada Efraim, dan ini tidak bertentangan; 'anak sulung' di sini menekankan hak waris, bukan status superior.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 17:1
Kita bisa belajar bahwa Tuhan menghargai setiap peran, termasuk mereka yang berjuang. Jangan merasa iri ketika ada orang yang mendapat bagian lebih, karena Tuhan punya rencana khusus bagi setiap orang.
Tuhan, terima kasih karena Engkau melihat dan menghargai setiap perjuangan kami. Ajari kami untuk bersyukur atas bagian yang Kau berikan, Amin.