Orang Kanaan tetap tinggal di Gezer
Yosua 16:10
Batas Wilayah Suku Yusuf
“Akan tetapi, mereka tidak mengusir orang Kanaan yang tinggal di Gezer sehingga orang Kanaan tinggal di tengah-tengah suku Efraim sampai hari ini, dan menjadi pekerja paksa.”Yosua 16:10 · AYT
Alkitab Yang Terbuka
“Tetapi orang Kanaan yang diam di Gezer tidaklah dihalau mereka. Jadi orang Kanaan itu masih tetap tinggal di tengah-tengah suku Efraim sampai sekarang, tetapi menjadi budak rodi.”Yosua 16:10 · TB
Terjemahan Baru
“Tetapi suku Efraim tidak mengusir orang Kanaan dari daerah Gezer. Itu sebabnya sampai sekarang orang Kanaan masih tinggal di Gezer bersama-sama dengan orang Efraim, tetapi mereka dipaksa bekerja sebagai hamba untuk orang Efraim.”Yosua 16:10 · BIS
Bahasa Indonesia Sehari-hari
“Namun, orang Efraim tidak mengusir orang Kanaan yang tinggal di kota Gezer. Karena itu sampai saat kitab ini ditulis, orang Kanaan masih tinggal di antara orang Efraim dan menjadi budak mereka.”Yosua 16:10 · TSI
Terjemahan Sederhana Indonesia
“And they drave not out the Canaanites that dwelt in Gezer: but the Canaanites dwell among the Ephraimites unto this day, and serve under tribute.”Yosua 16:10 · KJV
King James Version
Arti ayat
Apa Arti Yosua 16:10?
Ayat ini mencatat bahwa suku Efraim tidak berhasil mengusir orang Kanaan dari Gezer, sehingga orang Kanaan tetap tinggal di sana dan menjadi pekerja paksa. Ini menunjukkan ketidaktaatan mereka terhadap perintah Tuhan untuk menghalau bangsa-bangsa itu, yang akhirnya menjadi batu sandungan.
Latar belakang
Kegagalan Mengusir Penduduk Gezer
Suku Efraim menerima milik pusaka mereka, tetapi tidak berhasil mengusir orang Kanaan dari kota Gezer. Akibatnya, orang Kanaan tetap tinggal di tengah-tengah mereka dan menjadi pekerja paksa, suatu kompromi yang bertentangan dengan perintah Allah.
Di mana
Kanaan
Catatan sejarah di wilayah Kanaan
Kapan
~1400 SM
Penaklukan dan pembagian tanah Kanaan
Yang berbicara
Penulis Yosua
Sejarawan dan imam, mencatat sejarah Israel
Kepada
Umat Israel
Bangsa pilihan yang menerima tanah perjanjian
Studi kata
Kata Kunci dalam Bahasa Asli
גָּרַשׁ
garash · mengusir
Mengusir atau menghalau dengan paksa, sering digunakan untuk pengusiran penduduk asli.
כְּנַעֲנִי
kena'ani · orang Kanaan
Penduduk asli tanah Kanaan, keturunan Kanaan anak Ham.
מַס
mas · pekerja paksa
Kerja rodi atau pelayanan paksa, sering berupa kerja paksa yang dibebankan kepada penduduk taklukan.
Kata 'garash' (mengusir) menunjukkan tindakan tegas yang diperintahkan Allah, tetapi Israel memilih 'mas' (kerja paksa) yang merupakan kompromi. Hal ini menunjukkan bahwa ketidaktaatan sebagian dapat berakibat jangka panjang, karena orang Kanaan tetap menjadi duri dalam daging bagi Israel (bd. Hakim-hakim 2:3).
Tahukah kamu
Gezer menjadi kota penting
Gezer terletak di jalur perdagangan strategis antara Mesir dan Mesopotamia. Kemudian, kota ini diberikan kepada putri Firaun sebagai mahar saat Salomo menikahinya (1 Raja-raja 9:16).
Ayat terkait
Ayat Lain yang Menggemakan Yosua 16:10
Hakim-hakim 2:3
Akibat ketidaktaatan
“Orang-orang ini akan menjadi duri di lambungmu, dan allah mereka akan menjadi jerat bagimu.”
1 Raja-raja 9:16
Nasib Gezer
“Firaun memberi Gezer sebagai mas kawin kepada putrinya.”
Ulangan 20:16-18
Perintah pengusiran
“Kamu harus menumpas mereka, supaya mereka tidak mengajar kamu melakukan kekejian.”
Sering disalahpahami
Salah Kaprah tentang Yosua 16:10
✕ Sering dikira
Pembaca mungkin berpikir orang Kanaan di Gezer adalah penduduk asli yang tetap tinggal secara damai dan akhirnya menjadi budak yang dilindungi.
✓ Yang sebenarnya
Faktanya, mereka adalah sisa penduduk yang tidak diusir karena ketidaktaatan, dan mereka menjadi pekerja paksa, tetapi ini juga menjadi batu sandungan bagi Israel.
✕ Sering dikira
Ada yang mengira bahwa pekerja paksa adalah bentuk perbudakan yang diizinkan Allah.
✓ Yang sebenarnya
Allah tidak mengizinkan perbudakan orang Kanaan, tetapi memerintahkan agar mereka diusir sepenuhnya. Pekerja paksa adalah akibat dari kompromi manusia.
Renungan
Renungan Singkat Yosua 16:10
Ketidaktaatan seperti membiarkan dosa kecil tertanam dalam hidup kita. Jika tidak diatasi, hal itu bisa menjadi penghalang hubungan kita dengan Tuhan. Mari kita periksa area hidup yang belum kita serahkan sepenuhnya kepada-Nya.
Tuhan, ampunilah aku jika ada dosa yang masih kubiarkan; berikan aku keberanian untuk mengusirnya dari hidupku. Amin.